Beranda Topik Utama Besok Simpang Susun Semanggi Mulai Uji Kelayakan

Besok Simpang Susun Semanggi Mulai Uji Kelayakan

232
BAGIKAN
Foto: Pool

Tanggal 17 Agustus mendatang, proyek Simpang Susun Semanggi bakal dioperasikan secara penuh. Diharapkan, beban kepadatan lalulintas di sekitar ruas jalan Gatot Sobroto dan Jalan Jendral Sudirman bisa berkurang hingga 30%.Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan, bahwa saat ini fisik simpang susun berbentuk jalan layang tersebut sudah hampir rampung. Sebelum dioperasikan, akan terlebih dahulu diuji kelayakannya.

“Simpang Susun Semanggi segera menjalani uji beban statik dan dinamik jembatan untuk mendapat Sertivikat Layak Fungsi,” bunyi keterangan Kementerian PUPR yang dikutip detikFinance, Rabu (12/7/2017).

Pengujian akan dilakukan pada tanggal 13 hingga akhir Juli 2017 oleh Komite Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR dan dilanjutkan dengan uji coba operasi.

Menurut rencananya, Presiden RI, Jokowi, akan meresmikan jalan layang senilai Rp 345 miliar itu pada 17 Agustus, bertepatan dengan peringatan kemerdekaan RI tahun ini.

Secara konstruksi, proyek Simpang Susun Semanggi dibagi dalam 4 bentang jalan layang, yakni Bentang Plaza Semanggi, Bentang Polda Metro Jaya, Bentang Hotel Sultan dan Bentang Wisma Mulia atau BRI. Tiap 2 bentang jalan layang membentuk 1 lintasan jalan layang utuh berbentuk setengah lingkaran.

Sehingga, bila dilihat dari atas, proyek ini terdiri dari dua lintasan berbentuk setengah lingkaran yang bila digabungkan maka dua lintasan ini seolah-olah membentuk satu lingkaran penuh.

Lintasan pertama memiliki panjang 796 m, menghubungkan Jalan Gatot Soebroto di sisi markas Polda Metro Jaya dengan Jalan Raya Jendral Sudirman arah Bundaran HI.

Dengan demikian, pengguna jalan dari arah slipi yang melintas Jalan Gatot Soebroto, memiliki alternatif untuk masuk ke Jalan Jendral Sudirman arah Bundaran HI, dari semula hanya melewati simpang susun di dekat Hotel Sultan, juga bisa melewati simpang susun baru yang masuk dari sisi Markas Polda Metro Jaya.

Lintasan kedua memiliki panjang 826 meter, menghubungkan Jalan Gatot Soebroto di sisi Wisma Mulia dengan Jalan Raya Jendral Sudirman arah Bundaran Senayan.

Dengan demikian, pengguna jalan dari arah cawang yang melintas Jalan Gatot Soebroto, memiliki alternatif untuk masuk ke Jalan Jenderal Sudirman arah Bundaran Senayan, dari semula hanya melewati simpang susun di dekat Plaza Semanggi, juga bisa melewati simpang susun baru yang masuk dari sisi Wisma Mulia.