BAGIKAN

Mungkinkah sebuah bangunan yang dilapisi sepenuhnya oleh panel surya dapat tampil secara indah? Proyek terbaru C.F. Møller mengubah konsepsi tentang ‘keberlanjutan’ itu seperti apa. Kampus Nordhavn di Copenhagen International School berlaga dengan 12.000 panel surya, yang mencakup lebih dari 6.000 meter persegi fasad. Sekolah ini menghasilkan listrik tenaga surya yang penyediaannya lebih dari separuh kebutuhan listrik sekolah seluas 25.000 meter persegi.

Dengan warna hijau laut yang cerah, modul-modulnya secara individual membentuk kemiringan untuk menciptakan permukaan dinamis yang menampilkan sekolah berbentuk tumpukan kotak. Menurut Mads Mandrup Hansen, ia terinspirasi oleh kontainer pengiriman disekitarnya. Penambahan efek ‘dorong dan tarik’ pada bangunan memberikan kesan tersendiri. Begitupun dengan corak panel yang beragam yang merupakan teknologi terbaru. Corak panel ini merupakan hasil pengembangan pada lembaga penelitian Swiss EPFL (École polytechnique fédérale de Lausanne), yang menanamkan warna pada permukaan kaca tanpa menggunakan pigmen.

Proses interferensi ringan menggunakan filter halus pada kaca, dapat menentukan panjang gelombang cahaya yang dilihat sebagai warna. Sinar yang tidak dipantulkan diserap dan berubah menjadi energi yang bisa digunakan. Diproduksi secara custom untuk proyek oleh Emirates Insolaire. Panel – panel terseut sekarang diproduksi secara massal sebagai modul 3 X 6 meter yang dapat dipotong menjadi bagian yang lebih kecil lagi. “Format panel berbentuk persegi memecahkan proyek ini sampai ke skala manusia saat mengalami kemajuan, dan dari jauh terlihat sebagai pembungkus mulus dengan warna hijau yang berkedip-kedip, merefleksikan area pelabuhan disekitarnya,” kata Hansen.

Perusahaan tersebut bekerja untuk mengintegrasikan bangunan tersebut dengan masyarakat, wilayah yang sedang berkembang di Kopenhagen. “Bangunan ini terinspirasi oleh dan dengan sengaja menggunakan arsitektur berskala besar yang menempati bagian industri pelabuhan, yang akan segera menjadi sempit karena perubahan peralihan sebagaimana kota itu memperbaharui kembali wilayah tersebut,” kata Hansen. Ini menentukan gaya untuk apa  yang bisa dikembangkan lagi di sini, mungkin memberi inspirasi lebih banyak terkait bangunan yang ramah lingkungan.

Sementara beberapa upaya untuk membuat penggiat panel surya kurang menonjol, namun menjadi lebih menarik dan telah diminati akhir-akhir ini dengan Elon Musk dan genteng surya halusnya yang memimpin persaingan. Memandang panel surya yang memiliki dua fungsi utama sebagai penutup dan kunci  komponen arsitektural utama telah membuka banyak kesempatan. Di sekolah Nordhavn, panel surya bukan hanya sekedar fitur yang memilki nilai tambah tapi juga memiliki daya tarik mempesona.

1 KOMENTAR