BAGIKAN

Apakah Anda merasa tertarik dengan rumah bergaya industrial? Setelah era keemasan desain rumah minimalis modern mulai memudar, kini berganti desain rumah industrial yang semakin berjaya. Kurang lebih sejak awal tahun 2017, rumah dengan gaya industrial menjadi booming. Tidak sedikit tempat-tempat umum seperti restoran dan kafe yang mengusung konsep ini untuk menghiasi interiornya. Banyaknya rumah artis yang juga mengaplikasikan desain industrial pun turut memopulerkan gaya yang satu ini.

Desain industrial lahir dari kebebasan. Desain ini dibuat dengan mencampurkan warna dan corak tanpa aturan yang pasti. Jika biasanya desain rumah menyembunyikan elemen-elemen struktur bangunan untuk menciptakan suasana yang rapi dan bersih, desain industrial justru sebaliknya. Desain ini sangat menonjolkan keberadaan struktur bangunan seperti susunan batubata, instalasi kabel listrik, tiang-tiang penyangga bangunan, pipa paralon, besi penahan ornamen, dan lain-lain. Keberadaan semua elemen struktur tersebut diharapkan mampu menciptakan keindahan tersendiri yang unik dan berbeda.

Apa Anda juga ingin mengubah tampilan desain interior rumah yang Anda miliki saat ini menjadi bergaya industrial? Momennya pas banget. Selain dapat memuaskan selera pribadi, Anda pun bakal menjadi trend setter tempat tinggal di lingkungan sekitar. Rata-rata suatu tren desain rumah akan bertahan selama kurun waktu 5-10 tahun. Jadi bila Anda mengubah dekorasi hunian saat ini, maka ada banyak waktu bagi desain tersebut untuk tetap bertahan.

Ikuti sejumlah tips dan trik mendesain rumah dengan gaya industrial di bawah ini

Dinding

Ada dua pilihan desain dinding yang cocok banget dengan desain industrial. Di antaranya yaitu dinding unfinished serta dinding bata ekspos.  Kami pernah menjelaskan bagaimana proses dinding unfinished dan semen ekspos dibuat. Sedangkan untuk dinding bata ekspos perlu menggunakan batubata khusus yang mempunyai tingkat presisi sangat tinggi. Kalau Anda ingin menciptakan desain industrial modern, buatlah dinding unfinished. Sebaliknya dinding bata ekspos sangat bagus dipakai untuk membuat nuansa industrialis tradisional pada dinding ruangan.

Sebaiknya pilih salah satu model dinding yang akan dibuat, apakah dinding unfinished atau dinding bata ekspos. Hindari menempatkan keduanya sekaligus di ruangan yang sama karena justru membuat suasananya terlalu ramai. Dinding unfinished maupun dinding bata ekspos bisa diaplikasikan ke seluruh bagian ruangan atau menjadikannya sebagai aksen interior. Hiasi dinding tersebut dengan aksesori yang bernilai seni tinggi untuk membuatnya tampak menarik.

Lantai

 

Semua jenis lantai cocok dipasang ke dalam ruangan yang bergaya industrialis. Tidak masalah apakah itu lantai keramik, teraso, marmer, atau semen sekalipun. Aspek yang menjadi poin penting di sini justru pemilihan warna dan corak lantai tersebut. Sebisa mungkin pilihlah lantai dengan warna monokrom atau warna-warni khas alam seperti cokelat, hijau, biru, dan turunannya. Seluruh warna ini mampu memperkuat kesan industrial yang ingin Anda ciptakan.

 

Hati-hati saat memilihkan lantai untuk ruangan yang sudah dihiasi dinding bata ekspos. Ingat bahwa susunan batubata pada dinding bata ekspos sudah membentuk corak tersendiri yang rumit. Jika Anda masih memasang ubin lantai yang juga mempunyai corak rumit, pada akhirnya suasana ruang menjadi sangat rumit. Semua orang yang masuk ke ruangan tersebut bakal dibuat pusing akibat banyaknya motif yang dilihatnya. Sehingga kami sarankan pakailah lantai yang polos sebagai kombinasi dari dinding ekspos.

Aksesori

 

Konsep dasar dari desain industrial ialah menampilkan suatu benda dengan membiarkan apa adanya tanpa menutupi material pembentuk benda tersebut. Penonjolan keberadaan material-material ini pun berguna sebagai elemen penghias interior ruangan. Padukan berbagai jenis material secara harmonis untuk membentuk aksesori yang indah. Pastikan antara material yang satu dengan material lainnya saling melengkapi. Biarkanlah semua material tersebut tampil menjadi diri sendiri.

 

Logam merupakan material yang paling banyak ditempatkan pada ruangan bergaya industrial. Logam-logam yang kerap digunakan sebagai pipa, penyangga kipas, tiang lampu, dan penahan plafon dibiarkan tampil begitu saja. Instalasi kabel pun cukup ditempelkan ke dinding tanpa diberi penutup pipa PVC, namun tetap perlu diatur kerapiannya. Sedangkan untuk material kayu bisa Anda tampilkan dalam bentuk furnitur. Padukan bahan kayu ini dengan besi untuk mempertajam kesan industrial yang dimiliki sekaligus memperkuat strukturnya. Perlu Anda ketahui, kebanyakan aksesori di rumah industrial terbuat dari barang bekas.

Furniture

 

Sesempit apapun luas ruangan yang tersedia, Anda harus mengisinya dengan furniture. Pemilihan furniture yang tepat akan semakin mempertegas kalau desain ruangan yang Anda usung adalah gaya industrial. Bagaimana caranya? Gunakan selalu prinsip dasar dari desain industrial yang mengedepankan keaslian material. Jika lemari yang Anda pilih terbuat dari kayu, biarkan tampilan kayunya tetap terlihat. Begitu juga apabila kursi yang dipilih berbahan besi, Anda harus tetap membiarkan wujud besinya kelihatan.

 

Pemilihan furniture untuk interior yang bergaya industrial terbilang gampang-gampang susah. Pasalnya furniture dengan gaya ini kebanyakan dibikin tanpa finishing yang halus. Kesalahan dalam pemilihan furniture akan mengorbankan tingkat kenyamanan di ruangan tersebut. Misalnya Anda meletakkan kursi besi di ruang keluarga yang malah membikin suasananya kaku dan kurang nyaman diduduki. Kalau bisa untuk pemilihan furniture ini, Anda tetap harus mengutamakan tingkat kenyamanannya.