Sains
Senyawa Organik yang Ditemukan, Mungkin Petunjuk Kehidupan di Mars Awal
Sebuah studi di tahun 2018 tentang analisis terhadap sampel permukaan Mars yang telah diambil oleh Curiosity Rover mengungkapkan keberadaan senyawa organik yang bisa menjadi petunjuk tentang keberadaan kehidupan di planet merah ini. Sekarang, para peneliti kembali menganalisis lebih jauh terhadap senyawa organik ini dan menemukan salah satunya adalah tiofena atau thiophenes. Bahan ini, ditemukan di Bumi dalam batu bara, minyak...
Tikus Enggan Mencelakai Tikus Lain, Empati Bukan Monopoli Manusia
Dipercaya secara luas bahwa hanya manusia yang memiliki sentimen moral, sementara hewan mementingkan diri sendiri — dalam perjuangan untuk bertahan hidup, mereka hanya peduli pada diri mereka sendiri dan keturunannya, tidak pada pihak yang asing. Bagaimanapun kebanyakan dari manusia pada dasarnya merasa tidak pantas untuk mencelakai orang lain. Menghindari petaka adalah kunci untuk perkembangan moral yang normal dan sedikit saja...
DNA 75 Juta Tahun Ditemukan pada Fosil Dinosaurus Hypacrosaurus
Pengamatan yang dilakukan terhadap fosil dinosaurus berusia 75 juta tahun, menunjukkan keberadaan materi genetik yang masih terawetkan dengan indah. Temuan ini bisa menggerus anggapan bahwa DNA hanya sanggup terawetkan hingga satu juta tahun saja. Dua tengkorak bayi dinosaurus paruh bebek yang dikenal Hypacrosaurus stebingeri. ditemukan pada tahun 1980-an dan disimpan di Museum of the Rockies. Para peneliti mengungkapkan adanya beberapa...
Para Ilmuwan Menjelaskan Misteri Materi Gelap
Para ilmuwan telah mengidentifikasi partikel sub-atom yang bisa membentuk "materi gelap" di Semesta selama Big Bang. Diperkirakan, hingga 80% dari Semesta mungkin adalah materi gelap, tetapi meskipun telah dipelajari selama beberapa dekade, asal fisiknya tetap menjadi teka-teki. Meskipun tidak dapat dilihat secara langsung, para ilmuwan mengetahuinya dikarenakan interaksinya melalui gravitasi dengan materi yang terlihat seperti bintang dan planet. Materi gelap...
Protein dari Luar Bumi Ditemukan dalam Meteorit Pertama Kalinya
Para ilmuwan telah menemukan sejenis protein di dalam meteorit untuk pertama kalinya. Karena protein memungkinkan sebuah kehidupan bisa berawal, penemuan ini mungkin dapat menjadi petunjuk tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar planet kita. Meteorit yang dikenal Acfer 086 ini, pertama kali ditemukan di Aljazair pada tahun 1990 dan telah dianalisa sebelumnya. Sekarang para ilmuwan dari Harvard, PLEX Corporation dan Bruker...
Sejenis Ular Berevolusi Mengambil Racun dari Mangsanya
Berbagai hewan telah mengembangkan sejumlah mekanisme pertahanan yang cerdas untuk tetap melangsungkan kehidupannya. Semuanya bermuara pada memangsa atau dimangsa. Sejenis ular berevolusi untuk kebal terhadap bahan kimia mematikan, yang diperoleh dari mangsanya. Kemudia ia simpan di dalam tubuh untuk selanjutnya digunakan untuk berlindung dari para pemangsanya. Sebagian besar spesies ular dari genus Rhabdophis, biasa disebut "keelbacks" dan ditemukan terutama di Asia Tenggara, menyimpan bufadienolides,...
Planet Layak Huni Seukuran Bumi di antara 17 Planet yang Baru Ditemukan
Michelle Kunimoto, seorang mahasiswa astronomi dari University of British Columbia (UBC) telah menemukan 17 buah planet baru yang berada di Habitable Zone. Salah satu di antaranya seukuran Bumi dan berpotensi untuk layak dihuni. Temuan ini telah diterbitkan dalam The Astronomical Journal. Berdasarkan penelaahan terhadap data-data pengamatan yang telah dikumpulkan oleh teleskop Kepler sepanjang misinya di ruang angkasa selama empat tahun, ia...
Ledakan Terbesar Dalam Sejarah Semesta Terdeteksi oleh Para Astronom
Para ilmuwan yang mempelajari gugusan galaksi yang sangat jauh, telah menemukan ledakan terbesar yang terlihat di Semesta semenjak peristiwa Big Bang. Ledakan yang melepaskan energi lima kali lebih kuat dari rekor sebelumnya ini, berasal dari sebuah lubang hitam supermasif yang berada di pusat gugusan galaksi Ophiuchus sekitar 390 juta tahun cahaya dari Bumi. Ledakannya sangat kuat, sehingga dapat membentuk sebuah rongga...
Ngengat Tuli Berevolusi Agar Terhindar dari Pendeteksian Kelelawar
Dalam melakukan perburuan terhadap mangsanya, kelelewar tidak menggunakan penglihatan melainkan teknik pendengaran yang dikenal dengan ekolokasi. Suatu teknik pendeteksian dengan mengeluarkan gelombang ultrasonik dan mendengarkan pantulan gelombang suara tersebut yang dipantulkan oleh objek-objek yang ada di sekitarnya. Dengan demikian, kelelawar - yang biasanya berburu di malam hari - bisa mengetahui letak keberadaan mangsanya dan menavigasi arah penerbangannya. Namun, beberapa spesies...
Ada Kesamaan Aktivitas Otak Antara Manusia dan Lebah
Lebah telah diketahui memiliki kecerdasan yang unik seperti kemampuan berhitung hanya dengan empat sel syaraf yang dimilikinya, dan bahkan memahami konsep nol. Bagaimana lebah dapat melakukan semua itu? mungkin sebuah studi terbaru dapat memberikan petunjuknya tentang kecerdasan yang dimiliki lebah. Dalam sebuah penemuan yang bisa membuka jalan baru untuk memahami otak manusia, para peneliti telah menemukan kesamaan aktivitas otak antara...






































