Beranda Khalayak Halal Bihalal PDAM Kota Bogor

Halal Bihalal PDAM Kota Bogor

BAGIKAN

Wali Kota Bogor Bima Arya berpesan kepada jajaran Direksi dan karyawan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk dapat terus meningkatkan pelayanannya. Pesan tersebut dikatakan Bima saat menghadiri acara Halal Bihalal Keluarga Besar PDAM Tirta Pakuan di jalan Sukasari, Senin (25/06/2018).

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PDAM Tirta Pakuan yang tetap berikhtiar, bertugas dan memberikan pelayanan secara maksimal. “Kalaupun masih ada keluhan dari beberapa pelanggan itu merupakan dinamika yang harus terus diperbaiki,” katanya.

Namun demikian Bima menilai ikhtiar dari PDAM sejauh ini sudah luar biasa sehingga masih mencatatkan sebagai PDAM terbaik se-Indonesia.

Dia menekankan kunci dari kinerja itu ada dua sisi, yakni inovasi dan motivasi. Peningkatan pelatihan dan teknologi merupakan inovasi. Tetapi ini tidak ada artinya jika lemah di motivasi. “Yang membawa PDAM berprestasi adalah keseimbangan antara dua hal itu,” sebutnya.

Jika motivasi PDAM kuat dan maksimal akan baik tentunya. Motivasi ini juga bisa dibedakan, apakah motivasinya duniawi atau ukhrawi. Apakah motivasinya peningkatan karir diri sendiri atau motivasinya kebanggaan sebagai kelembagaan.

Bima menyebutkan, banyak lembaga cepat hancur karena ambisi individu mengalahkan kebanggaan kelembagaan karena ambisi materi dan ambisi untuk kursi meniadakan kebanggaan kebersamaan. “Saya mengingatkan percuma modal dan teknologi diperbaiki serta aspek inovasinya dahsyat tetapi motivasi perlahan melemah,” ujarnya.

Namun jika motivasi ini kuat semua digembleng, semua merasa ini bagian dari ibadah dan bagian dari untuk mengharumkan kelembagaan maka akan timbul inovasi dan semangat untuk bekerja.

Ia juga berpesan menjelang pemungutan suara Pilkada Serentak 2018, yakni 27 Juni PDAM harus terus menjaga pelayanannya secara maksimal.

“Hari ini sampai Rabu (27/06) saya akan memantau terus titik-titik pelayanan PDAM, sumber-sumber air, reservoir. Jangan sampai pelanggan tidak bisa nyoblos karena belum mandi, tidak bisa keluar rumah karena tidak bisa masak dan tidak bisa beraktifitas karena pasokan air terganggu,” jelasnya.

Bima bersama jajaran direksi akan memantau 24 jam pelayanan air PDAM dan berkoordinasi dengan unsur Muspida agar pelayanan PDAM tetap maksimal.