BAGIKAN

Bila kita bisa mengemudi atau naik kereta  dari Alaska ke Rusia, atau dari London ke New York, bisa jadi hal yang membuat banyak orang terpesona. Namun, berkat serangkaian proposal pembangunan jembatan dan terowongan bawah air yang menghubungkan antar benua, berarti bahwa kita saat ini bisa berkendara dari satu benua ke benua lain. Turki terletak di Eropa dan Asia dan memiliki tiga jembatan dan terowongan untuk memungkinkan pergerakan ke dan dari wilayah Eropa dan Asia

Berikut sepuluh jembatan dan terowongan yang diusulkan untuk menghubungkan antar benua yang diidentifikasi sebagai daratan yang berbeda.

10Jembatan Saudi-Mesir antara Wilayah
Asia dan Afrika

Jalan lintas Saudi-Mesir adalah jembatan yang diusulkan menghubungkan Mesir dengan Arab Saudi. Termasuk jaringan jalan, kereta api dan akan dibangun di atas Laut Merah. Sementara lokasi pastinya tetap dirahasiakan, perkiraan akan dibangun antara Nabq, Mesir, dan Ras Alsheikh Hamid, Arab Saudi, yang merupakan titik terdekat antara kedua negara dibandingkan jalan memutar di pulau Tiran, Saudi. Raja Arab Saudi Salman bin Abdel Aziz mengisyaratkan niat untuk membangun jembatan tersebut dalam kunjungan kenegaraan ke Mesir pada tahun 2013. Menurut presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, jembatan tersebut akan diberi nama “Jembatan Raja Salman bin Abdel Aziz,”. Rencana Arab Saudi untuk membangun jembatan diperkirakan menghabiskan biaya USD$ 3-4 miliar cenderung politis ketimbang kebutuhan. Arab Saudi hanya ingin membuktikan kepada saingan regionalnya , Iran, bahwa ia memiliki hubungan yang kuat dengan Mesir. Selain membangun jembatan, Saudi juga akan mendanai kebutuhan minyak Mesir selama lima tahun.

9Jembatan Tanduk
Asia dan Afrika

Jembatan Tanduk adalah jembatan yang diusulkan menghubungkan Djibouti, Somalia di Tanduk Afrika dengan Yaman. Setelah selesai, akan ada enam jalur untuk kendaraan dan kereta api. Pembangunannya diusulkan oleh Tarek Bin Laden Construction, yang dimiliki oleh saudara tiri gembong Al-Qaeda yang terkenal itu. Kritikus mengkritik pembangunan jembatan sepanjang 28,5 kilometer, yang pada awalnya diperkirakan menelan biaya USD$ 70 miliar karena harganya mahal dan pilihan lokasinya dianggap buruk yaitu zona rawan gempa. Pada tahun 2008, perdana menteri Djibouti Mohamed Dileita menolak keterlibatan pemerintahnya di jembatan yang diusulkan. Namun, pekerjaan awal pembangunan jembatan telah selesai dan konstruksi sedang direncanakan didanai oleh Noor City Development Corporation of Dubai, yang akan membangun dua kota bernama Al Noor (Kota Terang) di kedua sisi jembatan tersebut. Selain rencana membangun bandara dan jaringan jalan yang akan mengarah dari Al Noor ke Dubai di Uni Emirat Arab, sehingga memungkinkan perjalanan dari Afrika ke Dubai melalui jalan darat. Jembatan Tanduk diperkirakan selesai pada 2020 dengan biaya USD$ 20 miliar.

8Tunnel Selat Tering antara wilayah
Asia dan Amerika Utara

Ada beberapa proposal untuk menghubungkan Siberia dengan Alaska. Proposal pertama dibuat pada tahun 1890-an, ketika insinyur Joseph Strauss mengusulkan pembangunan kereta api antara Rusia dan Alaska. Tsar Nicholas II Rusia menerima proposal serupa pada tahun 1907, namun tidak pernah membuahkan hasil karena pecahnya Perang Dunia I. Proposal tersebut diluncurkan kembali pada tahun 2011. Kali ini, terowongan bawah tanah 105 kilometer itu akan diberi nama Tering Strait Tunnel. Terowongan Selat Bering akan menjadi jaringan tiga terowongan: satu untuk bepergian dari Rusia ke Alaska, satu lagi untuk melakukan perjalanan dari Alaska ke Rusia dan yang ketiga di antaranya, digunakan untuk keadaan darurat yang memiliki titik masuk dan keluar. Masing-masing dua terowongan utama tersebut akan memiliki dua rel kereta api, satu untuk kereta berkecepatan tinggi dan satu lagi untuk kereta yang lebih lambat, serta satu atau dua jalur untuk kendaraan selain jaringan pipa untuk kabel air, gas, minyak, dan serat optik. Terowongan Selat Bering diperkirakan menghabiskan biaya sekitar UDD$ 35 miliar dan akan memakan waktu 12 sampai 15 tahun untuk menyelesaikan konstruksinya.

7Terowongan Sisilia-Tunisia di wilayah
Eropa dan Afrika

Terowongan Sisilia-Tunisia akan menghubungkan daratan Italia dengan Tunisia melalui Sisilia. Proposal pembangunan jembatan 3,3 kilometer untuk menghubungkan Reggio Calabria di daratan Italia dengan Messina di Sisilia dan Tunisia yang akan dihubungkan jaringan lima terowongan bawah tanah. Empat terowongan akan memiliki lalu lintas yang bergerak dalam arah berlawanan, sedangkan yang kelima akan digunakan untuk keadaan darurat. Periset di Badan Energi Alternatif Italia meminta pemerintah kedua negara untuk membangun empat pulau buatan antara Tunisia dan Sisilia dengan bebatuan yang digali dari terowongan. Mereka memperkirakan proyek tersebut menghabiskan biaya USD$ 28 miliar.

6China-Russia-Canada-America Line di wilayah
Asia dan Amerika Utara

Jalur China-Rusia-Kanada-Amerika adalah jalur kereta api yang akan dijalankan dari China melalui Rusia, Alaska, dan Kanada sebelum berakhir di daratan Amerika Serikat. Rusia dan Alaska akan dihubungkan oleh terowongan bawah air 201 kilometer di Selat Bering. China mengklaim bahwa membangun terowongan tidak akan menjadi masalah, karena sudah memiliki teknologi yang dibutuhkan untuk digunakan membangun rel kereta bawah tanah Fujian-Taiwan yang menghubungkan China dengan Taiwan. Informasi mengenai rencana tersebut diungkapkan oleh Wang Mengshu dari Chinese Academy of Engineering. Tidak ada pejabat pemerintah lain yang mengkonfirmasi proyek tersebut, dan tidak jelas apakah China telah berkonsultasi dengan Rusia, Kanada, dan AS mengenai hal tersebut. Jika kereta api itu dibangun, dibutuhkan waktu hanya dua hari untuk melakukan perjalanan dari China ke Amerika Serikat.

5Terowongan Trans-atlantik di wilayah
Eropa dan Amerika Utara

Terowongan Trans-atlantik adalah jalur kereta bawah laut yang menghubungkan New York dengan London, Paris, atau Brussels. diusulkan oleh Ernst Frankel dan almarhum Frank Davidson, yang bekerja di Terowongan Channel (alias “Chunnel”) yang menghubungkan Inggris dengan Prancis. Terowongan Trans-atlantik dibangun di bawah permukaan Samudera Atlantik dan akan ditempatkan ke dasar laut dengan kabel pegas. seberapa jauh di bawah permukaan terowongan ini tergantung pada seberapa banyak Atlantik Utara menghangat di masa depan dan berapa banyak gunung es akan terbentuk. Jika dibangun, terowongan itu menjalankan kereta levitasi magnetik supercepat yang bisa ditempuh antara London dan New York dalam waktu empat jam. Namun, proyek ini dikritik karena biaya tinggi (hampir USD$ 200 miliar) serta masalah yang terkait dengan menjalankan tabung sepanjang 5.600 kilometer (3.500 mil) di seberang lautan. Menurut Discovery’s Extreme Engineering, Terowongan Trans-atlantik tidak akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat karena dana dan teknologi yang dibutuhkan tidak akan tersedia sebelum tahun 2099 .

4Jalan Tol Darien Gap di wilayah
Amerika Utara dan Selatan

Guinness World Records mencatat rekor Jalan Pan-Amerika, yang membentang dari teluk Prudhoe, Alaska, ke Tierra del Fuego, Argentina, sebagai jaringan jalan terpanjang di dunia. Jalan raya ini bukanlah jalan raya tunggal melainkan jalan raya yang saling terkait di beberapa negara Amerika Utara dan Selatan. Namun, tidak mungkin berkendara dari Amerika Utara ke Amerika Selatan, khususnya di perbatasan antara Panama dan Kolombia, yang ditutupi oleh hutan lebat yang disebut Darien Gap. Upaya untuk membangun jalan raya di seberang celah Darien mendapat keberatan dari pribumi dan konservasionis yang mengklaim bahwa jalan raya akan menghancurkan hutan. rencana untuk membangun jalan raya yang didanai AS melintasi celah tersebut digagalkan pada tahun 1974, dan yang dibuat pada tahun 1992 telah ditinggalkan. Saat ini, pelancong melewati celah Darien dengan naik ke kapal atau pesawat terbang, sebuah ekspedisi melintasinya oleh Land Rover terjadi pada tahun 1959. Tapi tidak mungkin dilakukan saat ini karena adanya penjahat dan pedagang obat bius di hutan yang luas. Proposal untuk memotong celah Darien dengan jaringan jalan yang akan menghubungkan Amerika Utara dan Selatan melalui pembangunan terowongan bawah air antara Panama dan Kolombia.

3Terowongan Gibraltar di wilayah
Eropa dan Afrika

Proposal membangun terowongan bawah air melalui Selat Gibraltar yang menghubungkan Eropa dengan Afrika dimulai operasinya sejak tahun 1930, ketika insinyur Spanyol mengajukan terowongan 32 kilomter dari Spanyol ke Afrika Utara. Spanyol dan Maroko saat ini sedang mengerjakan pembangunan terowongan tersebut, yang disebut Terowongan Gibraltar. Titik terdekat kedua negara berjarak 14 kilometer . Sebenarnya, kita bisa melihat garis pantai satu negara dari negara lain. Tapi terowongan tidak akan melewati rute sempit ini karena adanya batu keras di bawahnya. alternatifnya dimulai dari Cape Malabata, Maroko, ke Punta Paloma, Spanyol yang menempuh jarak 28 kilometer. Terowongan itu sendiri panjangnya 40 kilometer karena berbelok. Terowongan diperkirakan menelan biaya EU€ 6,5-13 miliar dan kedua negara telah mengajukan dana dari Uni Eropa. Sebelum terowongan dibuat, kedua negara mengusulkan untuk membangun jembatan, namun gagasan tersebut dibatalkan karena kekhawatiran bahwa ada kemungkinan tidak tahan terhadap arus angin dan arus air di wilayah tersebut.

2Jembatan Perdamaian Intercontinental
Asia dan Amerika Utara

Intercontinental Peace Bridge adalah jembatan sepanjang 55 kilometer yang direncanakan untuk menghubungkan Siberia dan Alaska. diusulkan oleh insinyur struktural pemenang penghargaan TY Lin selama Perang Dingin dan dibangun di atas Selat Bering. Lin sangat serius dengan maket jembatan yang dia berikan kepada Presiden Ronald Reagan melalui pamflet 16 halaman yang merinci rencananya untuk jembatan tersebut pada tahun 1986. Tahap ini menginternasionalisasikan idenya dan masukkan dari penggemar dan kritikus. Kemudian proposalnya diperbaharui pada tahun 1994, untuk memasukkan jaringan pipa yang mengangkut minyak dan gas dari Rusia ke Amerika Utara. Usulan awal direvisinya setelah Rusia fokus ke ladang minyak Siberia yang luas dan belum dimanfaatkan. Jembatan Perdamaian Intercontinental bukan satu-satunya proposal Lin untuk menghubungkan dua benua . Dia juga mengusulkan pembangunan jembatan di Selat Gibraltar untuk menghubungkan Spanyol dan Maroko.

1Trans Global Highway yang menghubungkan seluruh dunia

Trans Global Highway adalah jalan raya yang diusulkan untuk menghubungkan semua benua di dunia yang diusulkan oleh Frank Didik. Ini bukan jalan raya baru, melainkan proses standarisasi dan koneksi jalan raya yang ada, berikut pembangunan jalan raya dan terowongan baru jika diperlukan. Jika proposal ini terlaksana, kita bisa melakukan perjalanan keliling dunia melalui jalan darat. Selain jalan, jaringan pipa untuk kabel minyak, gas, air, dan komunikasi. Didik percaya bahwa satu-satunya hambatan terhadap pencapaian Trans Global Highway adalah potensi konflik di antara berbagai negara bertetangga, yang mungkin menolak membangun jaringan jalan ke negara tetangga mereka.