Lingkungan
Predator Menghilang Saat Habitatnya Diubah Untuk Lahan Manusia
Penelitian global pertama tentang dampak penggunaan lahan manusia terhadap berbagai kelompok hewan telah menemukan bahwa predator, terutama invertebrata kecil seperti laba-laba dan kepik, kemungkinan besar akan lenyap ketika habitat alaminya dirubah menjadi lahan pertanian atau perkotaan. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal British Ecological Society Functional Ecology. Reptil, amfibi, mamalia, burung dan hewan pemakan jamur juga terpengaruh secara tidak proporsional, dengan...
Temuan Dinding Laut 7000 tahun Lalu Untuk Menghalau Kenaikan Laut
Sekitar 7000 tahun yang lalu, kenaikan permukaan laut telah merepotkan penduduk kuno di pantai Israel. Mereka membangun sebuah pertahanan berupa dinding penghalang di sepanjang pantai agar tetap selamat. Namun, dinding yang panjangnya 100 meter, hanya menangguhkan petaka sementara waktu saja. Desa kuno itu akhirnya ditinggalkan warganya lalu tenggelam digenangi oleh air. “Selama masa Neolitik, masyarakat Mediterania mengalami kenaikan permukaan laut dari...
Keledai Mengalami Pembantaian Untuk Industri Obat di China
Populasi keledai di sejumlah negara semakin menyusut karena mengalami pembantaian besar. Keledai memiliki kulit yang berharga dan permintaanya semakin meningkat. Menurut organisasi amal Donkey Sanctuary, lima tahun ke depan setengah populasinya di dunia bisa terancam. Kulit keledai dapat menghasilkan gelatin yang disebut ejiao. Digunakan sebagai bahan dalam pengobatan tradisional Cina. Permintaan untuk ejiao semakin meningkat selama beberapa dekade terakhir, menurut...
Hutan Fosil Tertua di Dunia Ditemukan di New York
Lebih dari 380 juta tahun yang lalu, jaringan luas pepohonan besar mungkin pernah menyebar di sekitar 400 kilometer selatan dari Negara Bagian New York hingga ke Pennsylvania. Untuk pertama kalinya sejak kejayaannya, tim peneliti telah menggali sisa-sisa hutan purba ini di dasar tambang batu pasir di kota kecil Kairo, New York. Ditemukan secara kebetulan pada tahun 2009, jaring-jaring akar fosil...
Zona Mati Bisa Lebih Parah dari yang Diperkirakan
Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa 'zona mati' di lautan dunia bisa berkembang jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan saat ini. Temuan dari penelitian yang melibatkan ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Dr Sabine Lengger dari University of Plymouth ini, hasilnya diterbitkan di Global Biogeochemical Cycles. Zona mati adalah sebuah area di perairan luas yang kandungan oksigennya sangat rendah. Umumnya disebabkan oleh...
Penggundulan Hutan Amazon Meningkat Dua Kali Lebih Parah
Deforestasi di Amazon Brazil pada bulan November melonjak sebesar 104 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2018, menurut data resmi yang telah dirilis baru-baru ini. 563 kilometer persegi lahan gundul pada bulan itu juga merupakan jumlah tertinggi untuk November sejak tahun 2015, menurut Institut Nasional Penelitian Ruang Angkasa (INPE) Brasil, yang menyediakan data resmi tentang deforestasi . Dianggap sebagai...
Dengan Cahaya Matahari Limbah Plastik Diubah Menjadi Asam Format
Tim ilmuwan berhasil menemukan sebuah metode baru yang ramah lingkungan dalam mengolah limbah plastik dengan menggunakan cahaya matahari buatan dan menghasilkan bahan kimia pembangkit energi. Seperti yang kita ketahui sampah plastik telah menjadi masalah global yang pelik karena strukturnya yang sulit untuk diuraikan oleh mikroba, dan keberadaan sampah plastik yang terus menerus bertambah sangatlah mengkhawatirkan karena telah banyak merusak...
Pengolahan Jenasah Manusia Menjadi Kompos Akan Dibuka Tahun 2021
Ketika waktu manusia untuk hidup di dunia telah berakhir, di beberapa tempat di dunia biasanya hanya ada dua pilihan bagaimana tubuh anda akan diperlakukan- dikuburkan atau dikremasi. Kini, sebuah fasilitas pertama di dunia telah dibangun, yang menawarkan alternatif pilihan unik untuk tubuh anda untuk bersatu kembali dengan bumi: sebagai kompos. Recompose, sebuah perusahaan yang dijadwalkan akan memulai operasinya di kota...
Kehilangan es di Greenland Meningkat Lebih cepat dari yang Diperkirakan
Es di Greenland telah mencair dan lenyap dengan kecepatan hingga tujuh kalinya dari tahun 1990-an. Diperkirakan, Greenland telah kehilangan sekitar 3,8 triliun ton es sejak tahun 1992. Tim peneliti internasional melaporkan temuannya di jurnal Nature. Tim yang terdiri dari 89 ilmuwan menggabungkan 26 survei terpisah untuk menghitung perubahan massa lapisan es Greenland antara tahun 1992 hingga 2018. Secara keseluruhan, data-data...
Gletser Puncak Jaya Akan Menghilang 10 Tahun Lagi Menurut Sebuah Studi
Sebuah studi dilakukan terhadap gletser Puncak Jaya di Papua melalui pemantauan yang telah dilakukan sejak tahun 2010, menemukan bahwa gletser terakhir dari wilayah tropis ini kemungkinan akan lenyap dalam 10 tahun ke depan karena perubahan iklim, dan bisa jadi jauh lebih cepat lagi. Salah satu penulis senior dari Ohio State University, Lonnie Thompson, mengatakan bahwa gletser di Papua merupakan indikator...