Sains
Fosil Mamut Mengungksp Manusia Purba Awal di Amerika Utara
Awal mula kedatangan manusia di Amerika, sepertinya bisa lebih awal dari yang diperkirakan. Sebuah pengamatan terhadap fosil mamut dan lapisan sedimen di sekitarnya yang ditemukan di New Mexico, mungkin berasal dari sekitar 37.000 tahun yang lalu. Dan yang paling utama, bahwa penelitian tersebut menunjukkan bahwa fosil sisa-sisa hewan tersebut menandakan aktivitas manusia yang mengonsumsinya. Kapan tepatnya kedatangan manusia pertama di...
Atom “Berenang” Dalam Cairan Berhasil Direkam Untuk Pertama Kalinya
Para ilmuwan telah berhasil mencitrakan gerakan atom tunggal dalam cairan untuk pertama kalinya. Dalam percobaanya, mereka menempatkan larutan air garam di antara dua lapisan yang sangat tipis yang dikenal sebagai graphene. Selanjutnya, lapisan atom Molibdenum disulfida dan platinum diletakkan dalam bagian tersebut. Graphene secara efektif bersifat dua dimensi, sehingga para ilmuwan dapat menjebak dan mengamati bagaimana atom platinum 'berenang' di sepanjang...
Senyawa Baru yang Mungkin Memunculkan Kehidupan Awal di Bumi
Dahulu kala, ketika planet Bumi kita masih sangat muda dan sangat baru, tidak ada satu pun kehidupan yang ditemukan di dalamnya. Kemudian, di suatu tempat, entah bagaimana, beberapa keanehan kimia terjadi, dan blok pembangun molekuler dari cikal bakal makhluk bersel tunggal pertama muncul: asam amino dan asam nukleat yang bersatu dengan cara yang tepat untuk melanjutkan reaksi berantai yang memunculkan...
Jamur yang Membuat Lalat Jantan Mengawini Bangkai Lalat Betina
Entomophthora muscae adalah jamur patogen yang tersebar luas yang bertahan hidup dengan menginfeksi lalat rumah biasa dengan spora yang mematikan. Sekarang, penelitian menunjukkan bahwa jamur ini memiliki taktik unik untuk memastikan kelangsungan hidupnya. Mereka 'menyihir' lalat rumah jantan dan mendorongnya untuk mengawini mayat betina yang telah terinfeksi jamur. Setelah menginfeksi lalat betina dengan sporanya, jamur menyebar hingga inangnya perlahan-lahan dimakan...
Teleskop Webb Berpeluang Mendeteksi Tanda-tanda Kehidupan Asing
Bahan-bahan untuk kehidupan tersebar di seluruh alam semesta. Sementara Bumi adalah satu-satunya tempat yang diketahui di alam semesta dengan kehidupan, mendeteksi kehidupan di luar Bumi adalah tujuan utama astronomi modern dan sains keplanetan. Kami adalah dua orang ilmuwan yang mempelajari eksoplanet dan astrobiologi. Sebagian besar berkat teleskop generasi berikutnya seperti James Webb, peneliti seperti kami akan segera mampu untuk mengukur susunan kimiawi atmosfer planet di sekitar bintang lain. Harapannya adalah...
Gambar Pertama James Webb Mengungkap Semesta Paling jauh Lebih Detail
Untuk pertama kalinya, gambar dari semesta terungkap lebih jelas berkat Teleskop Angkasa James Webb. Hal ini, secara resmi telah dirilis oleh pihak NASA. Ini adalah waktu terjauh yang pernah manusia saksikan di Semesta hingga saat ini, Dengan kemampuan inframerah yang mengesankan dan cermin raksasanya, teleskop ini menunjukkan gambar yang belum pernah ada sebelumnya. Terutama untukl suatu wilayah di luar angkasa...
Ilmuwan Menemukan Bukti Tiga Partikel yang Belum Pernah Diketahui
Para fisikawan mengatakan bahwa mereka telah menemukan bukti-bukti dalam data Large Hadron Collider Eropa, untuk tiga kombinasi quark yang belum pernah terlihat sebelumnya, tepat saat penghancur partikel terbesar di dunia tersebut memulai babak baru eksperimen berenergi tinggi. Tiga jenis partikel eksotis — yang mencakup dua kombinasi empat quark, yang dikenal sebagai tetraquark, ditambah unit lima quark yang disebut pentaquark —...
Simpanse Teramati Melakukan Ritual Aneh
Simpanse di tiga negara Afrika Barat, telah teramati memilki perilaku aneh yang tidak biasanya. Mereka seringkali mengumpulkan batu besar pada sebuah pohon yang berongga, untuk tujuan yang tidak dapat dipahami. Sebuah tim yang terdiri dari 80 ilmuwan internasional, yang dipimpin oleh Hjalmar S. Kuhl dan Ammie K. Kalan dari Institut Max Planck di Jerman, melakukan penelitian tersebut. Temuan mereka dipublikasikan di...
Hominin Kuno dari ‘Tempat Lahir Manusia’ Mungkin Sejuta Tahun Lebih Tua Dari yang Dikira
Sistem gua batu kapur Sterkfontein, di Afrika Selatan, telah menghasilkan begitu banyak sisa-sisa manusia purba dari genus hominin Australopithecus selama abad terakhir, sehingga lokasinya dijuluki sebagai Tempat Lahirnya Manusia (Cradle of Humankind). Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah mempelajari fosil nenek moyang manusia purba ini dan kerabatnya yang telah lama hilang. Sekarang, teknik penanggalan baru menunjukkan bahwa tulang belulang itu berusia hampir...
Orang Cenderung Memilih Teman Berdasarkan Bau Badan yang Sama
Sebuah penelitian telah menemukan bahwa orang dengan bau badan yang serupa, cenderung lebih cocok untuk menjalin pertemanan. Penelitian ini juga ini juga menemukan bahwa pertemanan yang sudah terjalin lama, cenderung berbau sama dibandingkan pertemanan secara random atau di antara orang-orang yang baru kenal. Mungkin aroma bau tersebut sulit untuk dikenali melalui pengendusan kita. Dan sebuah alat elektronik pencium bau yang...







































