Beranda Sains

Sains

Sains

Beranda Sains

Semut Menyeruput Asam Format di Bokongnya Agar Terlindungi dari Patogen

Semut menggunakan asam format untuk mendisinfeksi diri dan perutnya. Sebuah tim dari Universitas Martin Luther Halle-Wittenberg (MLU) dan Universitas Bayreuth telah menemukan bahwa asam format membunuh bakteri berbahaya dalam makanan hewan. Sehingga mengurangi risiko penukaran penyakit. Selain itu, asam format secara signifikan memengaruhi flora usus pada semut. Asam format adalah salah satu asam organik paling sederhana. Diproduksi di kelenjar tertentu...

Para Wanita Menjadi Pemburu Hewan Besar Sekitar 9.000 Tahun Lalu

Selama ini ada anggapan, jika terkait perburuan hewan besar lebih didominasi oleh laki-laki. Begitupun dengan pekerjaan berat lainnya. Namun, temuan dari jenazah seorang wanita berasal dari 9.000 tahun yang lalu, bisa mengubah stigma tersebut. Seorang wanita menjadi pemburu, mungkin hal yang umum saat itu. Ditemukan di Pegunungan Andes Amerika Selatan, seperangkat peralatan berburu telah menyertai jenazah seorang wanita dalam kuburannya....

Neanderthal dan Manusia Berperang Selama Lebih Dari 100.000 Tahun

Sekitar 600.000 tahun yang lalu, umat manusia terpecah menjadi dua. Satu kelompok tinggal di Afrika, berkembang menjadi kita. Yang lainnya menjelajah lewat daratan, ke Asia, lalu Eropa, menjadi Homo neanderthalensis - Neanderthal. Mereka bukanlah nenek moyang kita, tapi adik perempuan, yang berevolusi secara paralel. Neanderthal membuat kita terpesona karena mereka telah menceritakan tentang diri kita - siapa kita sebelumnya, dan siapa kita setelahnya....

Teridentifikasi Spesies Lebah yang Mencari Makan di Malam Hari Pertama Kalinya

Sebuah penelitian mengungkap bahwa dua spesies lebah Australia menyerbuki tanaman di malam hari. Suatu hal yang mengejutkan, di mana biasanya lebah beraktivitas di siang hari. Para peneliti mengidentifikasi adanya penyesuaian dalam pengliatan lebah-lebah ini, untuk pertama kalinya. Spesies lebah yang mencari makanan dalam kegelapan Kedua spesies lebah ini adalah lebah nomiine (Reepenia bituberculata) dan lebah bertopeng (Meroglossa gemmata). Keduanya mengembangkan mata majemuk...

Molekul Aneh yang Hanya Ditemukan di Titan, Salah Satu Bulan dari Saturnus

Titan adalah salah satu bulan dari Saturnus yang cukup unik. Belum lama ini para ilmuwan NASA telah mendeteksi suatu molekul yang disebut cyclopropenylidene (C3H2), di atmosfernya. Ini adalah sebuah senyawa organik reaktif yang sangat langka. Selama ini diketahui senyawa tersebut hanya bisa didapatkan dari hasil rekayasa di laboratorium. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan dalam The Astronomical Journal Dan faktanya, senyawa...

Setidaknya Ada 300 Juta Eksoplanet yang Berpotensi Memiliki Kehidupan di Bima Sakti

Ada berapa jumlah eksoplanet yang dapat mendukung suatu kehidupan di galaksi Bima Sakti? Melalui teleskop Kepler, para peneliti mengatakan ada sekitar 300 juta jumlahnya. Sebuah planet dikatakan dapat mendukung suatu kehidupan, jika berada pada zona layak huni seperti Bumi. Yaitu, sebuah planet yang memilki jarak ideal dengan bintang induknya. Tidak terlampau dekat atau terlampau jauh, yang pada akhirnya memungkinkan...

NASA Mengkonfirmasi Ditemukannya Air di Bulan

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, telah menyatakan bahwa mereka telah menemukan air di bulan. Penemuan besar ini diharapkan akan mempermudah misi eksplorasi angkasa menuju bulan di masa depan. Dua buah hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy mengungkap penemuan penting tentang adanya air di bulan. Penelitian pertama, dipimpin oleh Dr. Casey Honnibal dari University of Hawaii Manoa. Mereka melaporkan penemuan...

Ditemukan Planet Pengembara di Bima Sakti Melalui Pelensaan Gravitasi

Planet pengembara adalah suatu planet yang tidak memilki bintang induk. Disebut juga sebagai rogue planet, ia tidak terikat secara gravitasi dengan bintang manapun. Sekarang, para astronom telah menemukan planet pengembara seukuran-Bumi terkecil dari yang telah diketahui. Planet ini sendirian mengembara, mengorbit langsung pada pusat galaksi Bima Sakti. Hingga saat ini, telah ditemukan lebih dari 4000 eksoplanet yang telah dikonfirmasi atau...

Para Astronom Menemukan Aktivitas pada Sebuah Objek Planet Terluar di Tata Surya

Para astronom menemukan aktivitas yang berasal dari sebuah Centaur. Centaur adalah planet-planet minor yang diyakini berasal dari Sabuk Kuiper di tata surya terluar. Sabuk Kuiper adalah sebuah wilayah yang berada dari sekitar orbit Neptunus sampai jarak 50 SA dari Matahari. Objek-objek di dalam sabuk Kuiper ini disebut sebagai objek trans-Neptunus. Objek angkasa ini terkadang memiliki ciri-ciri menyerupai komet seperti memilki ekor dan koma -...

Burung Raksasa yang Telah Punah ini Sayapnya Mencapai 6,4 Meter

Salah satu burung raksasa yang fosilnya pernah ditemukan di Antartika, lebar sayapnya mencapai 6,4 meter. Burung ini disebut sebagai Pelagornithid yang hidup di sekitar 60 juta tahun yang lalu. Terakhir yang diketahui berasal dari 2,5 juta tahun yang lalu. Saat iklim bertambah dingin dan dimulainya zaman es. “Penemuan fosil kami, dengan perkiraan lebar sayap 5 sampai 6 meter menunjukkan bahwa evolusi berukuran...