Sains
Para Ilmuwan Menemukan Blok Bangunan Awal Kehidupan
Para peneliti dari Rutgers University telah menemukan asal-usul struktur protein yang menyebabkan terjadinya metabolisme. Molekul-molekul sederhana yang memberikan kekuatannya pada awal kehidupan di Bumi. Studi mereka, yang memprediksi seperti apa protein paling awal muncul pada 3,5 miliar hingga 2,5 miliar tahun yang lalu, diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences. Seperti ribuan keping puzzle, para penenliti menelusuri evolusi enzim...
Jamur Lendir Tumbuh dengan Pola yang Sama Seperti Alam Semesta Saat Terbentuk
Materi-materi di alam semesta ini tidak tersebar secara merata. Sebagian besar terdiri dari gugusan-gugusan besar dan filamen-filamen materi yang saling berhubungan satu sama lain, dan dikelilingi oleh ruang-ruang kosong yang sangat besar. Gugusan super galaksi berada di deretan paling atas dari semua materi yang ada. Di dalamnya terdapat kelompok galaksi-galaksi, galaksi individual dan sistem tata surya. Struktur hierarki ini...
Langka, Paus Sperma Kerdil Tertangkap Melepaskan Tinta Saat Terserang
Sebuah video menayangkan sebuah cuplikan yang mengejutkan di mana seekor paus sperma kerdil (Kogia sima) melepaskan cairan seperti tinta ketika mencoba melarikan diri dari seekor anjing laut yang agresif. Peristiwa ini terjadi di perairan dangkal yang jernih di Cape Town, Afrika Selatan. Paus itu mengeluarkan cairan berwarna coklat kemerahan dari ususnya, saat sang predator berusaha mendekat Saat paus itu berlari menjauh dari...
Bagaimana Sperma Membongkar Genom Ayah Hingga Bisa Menyatu dengan Genom Ibu
Sperma memasuki sel telur, embrio berkembang dan akhirnya bayi lahir. Tetapi bagaimana setengah genom ibu benar-benar bergabung dengan setengah genom ayah untuk membentuk satu genom manusia baru? Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas San Diego California telah menemukan bahwa enzim SPRK1 mengawali langkah pertama dalam mengurai genom dari sperma, mengeluarkan protein yang dikemas secara khusus, yang melepaskan DNA paternal dan...
Bagaimana COVID-19 bekerja melumpuhkan penderita?
Tiga dari 34 pasien yang positif terkena COVID-19, penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang kini menjadi pandemik, di Indonesia saat ini sembuh dan satu meninggal. Secara global, data terbaru dari Corona Resource Center John Hopkins University Amerika Serikat menunjukkan dari sekitar 126 ribu kasus COVID-19 di seluruh dunia per 12 Maret, 54% di antaranya telah sembuh. Kematiannya sekitar...
Planet Eksotis Tempat Terjadinya Hujan Besi Teramati Very Large Telescope
Para peneliti yang menggunakan Very Large Telescope (VLT) dari ESO telah mengamati sebuah planet ekstrem di mana diduga memliki hujan besi. Planet ekstrasurya raksasa yang sangat panas ini, permukaannya yang lebih terang (sisi siang) suhunya mencapai di atas 2400 derajat Celcius, cukup tinggi untuk menguapkan logam. Angin kencangnya membawa uap besi menuju permuakaan planet yang gelap (sisi malam) yang lebih...
Induk Babun Menggendong Bayinya yang Mati Hingga 10 Hari
Induk-induk babun yang tinggal di alam liar Namibia menggendong bayinya yang sudah mati hingga sepuluh hari, menurut sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh UCL dan Université de Montpellier. Penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science, adalah studi paling luas tentang babun. Melaporkan 12 kasus bagaimana tanggapan kelompok terhadap kematian bayi. Di antaranya disebabkan oleh keguguran dan kelahiran mati. Para...
Ditemukan Bintang Aneh yang Hanya Berdenyut di Salah Satu Sisi
Sebuah bintang yang berdenyut hanya di salah satu sisi telah ditemukan berada di Bima Sakti sekitar 1500 tahun cahaya dari Bumi. Ini adalah yang pertama kalinya ditemukan dari jenisnya. "Apa yang pertama kali menarik perhatian saya adalah kenyataan bahwa itu adalah bintang yang secara kimiawi aneh ," kata rekan penulis Dr. Simon Murphy dari Institut Astronomi Sydney di Universitas Sydney. "Bintang-bintang seperti ini...
Dulu Satu Hari Lebih Cepat Setengah Jam Menurut Temuan Cangkang Purba
Bumi berubah lebih cepat pada akhir zaman dinosaurus daripada yang terjadi hari ini, berotasi 372 kali dalam setahun, dibandingkan dengan 365 kali saat ini, menurut sebuah studi terbaru yang mengupas tentang fosil cangkang moluska dari periode Kapur Akhir. Ini berarti bahwa satu hari hanya berlangsung selama 23 setengah jam, menurut penelitian baru dalam jurnal AGU Paleoceanography dan Paleoclimatology. Moluska purba...
Lima Fakta Menakjubkan Tentang Otak Anda yang Mungkin Tidak Anda Ketahui
Otak kita adalah organ paling kompleks dalam tubuh. Tidak hanya mengontrol fungsi kehidupan dasar seperti pernapasan, fungsi organ, dan gerakan, itu juga di balik proses yang lebih kompleks - mulai dari pikiran, mengendalikan perilaku dan emosi kita, dan menciptakan kenangan. Tetapi terlepas dari betapa pentingnya otak kita, banyak orang masih tahu sedikit tentang itu. Seperti inilah penjelasan otak kita. 1. Selalu aktif Bahkan ketika...






































