Sains
Partikel Terkecil Menyelamatkan Kehancuran Semesta Awal, Sebuah Studi Menemukan
Sebuah tim peneliti internasional menemukan bahwa riak dalam lengkung ruang-waktu yang disebut gelombang gravitasi dapat membuktikan sebuah teori bahwa kehidupan telah terselamatkan dari Big Bang. Karena, sebuah fase transisi yang memungkinkan partikel neutrino untuk merombak materi dan anti-materi. Menurut teori Big Bang, materi dan anti-materi diciptakan dengan jumlah yang sama. Jika tetap keadaanya seperti itu, pertemuan antara materi dan anti-materi...
Persamaan Matematika Menggunakan 42 Berhasil Dipecahkan Setelah 65 Tahun
Para ahli matematika akhirnya bisa memecahkan tiga angka kubik yang ditambahkan hingga menghasilkan bilangan 42. Persamaan matematika ini belum pernah bisa dipecahkan oleh para ahli matematika selama 65 tahun: dapatkah setiap bilangan natural dibawah 100 dinyatakan sebagai hasil penjumlahan dari tiga bilangan kubik? Masalah ini, pertama kali dikemukakan pada tahun 1957, dengan persamaan x3+y3+z3 = k. K adalah setiap bilangan...
Badai Matahari Super Akan Melanda Bumi Setiap 25 Tahun Sekali
Badai matahari yang kekuatan radiasinya mampu meluluhlantakkan semua perangkat elektronik di bumi diprediksi akan terjadi setiap 25 tahun sekali, menurut sebuah penelitian terbaru. Dan badai dengan kekuatan lebih lemah – tetapi tetap saja membahayakan – diperkirakan terjadi setiap tiga tahun sekali. Prediksi ini dikemukakan oleh sebuah tim ilmuwan dari the University of Warwick dan British Antarctic Survey. Badai matahari dengan kekuatan...
Manusia Berhasil Berevolusi, Mungkin Karena Pandai Meniru
Simpanse, kerabat paling dekat manusia, memiliki hingga 98% gen yang mirip dengan gen kita. Mereka memiliki tangan dan ekspresi wajah mirip manusia hingga seolah kita bisa melihat sebagian diri kita ada pada mereka. Namun, manusia dan simpanse menjalani kehidupan yang berbeda. Saat ini jumlah simpanse liar yang hidup di beberapa hutan di Afrika tidak sampai 300.000 ekor, sementara manusia...
Mengubah Sampah Menjadi Graphene Dalam Sekejap
Sampah-sampah padatan yang berupa sumber karbon seperti ban bekas, plastik, hingga kulit pisang dapat diubah menjadi graphene, sebuah bahan yang berharga dengan berbagai manfaatnya. Teknik yang disebut sebagai "flash graphene" ini, dikembangkan oleh para peneliti dari Rice University. Menurut mereka, proses pembuatannya akan jauh lebih cepat dan lebih murah dibandingkan dengan metode pembuatan graphene lainnya, dan akan sangat berdampak positif...
Sebuah Bintang Menyeret Ruang Waktu di Sekitaranya, Telah Teramati
Salah satu prediksi dari teori relativitas umum Einstein adalah bahwa setiap benda yang berputar, menarik jalinan ruang-waktu di sekelilingnya, yang dikenal sebagai "frame-dragging". Dalam kehidupan sehari-hari, frame-dragging tidak terdeteksi dan tidak penting, karena efeknya sangat kecil. Mendeteksi frame-dragging yang disebabkan oleh putaran Bumi membutuhkan satelit seperti Gravity Probe B senilai US $ 750 juta, dan deteksi terhadap perubahan sudut pada giroskop yang...
Gambar Paling Detail dari Permukaan Matahari yang Pernah Terekam Telah Dirilis
Untuk pertama kalinya berbagai gambar yang lebih detail dari permukaan matahari dirilis sebagai hasil dari pengamatan yang telah dilakukan oleh sebuah teleskop surya yang baru selesai dibuat. Teleskop sepanjang 4 meter, yang disebut dengan Daniel K. Inouye Solar Telescope (DKIST) adalah milik National Science Foundation (NSF) yang terletak di puncak ketinggian Haleakalā, Maui. Hasil pencitraanya menunjukkan struktur seperti sel raksasa...
Kelenjar Penghasil Bisa Ular Buatan Berhasil Ditumbuhkan di Lab
Untuk pertama kalinya, ilmuwan berhasil memproduksi bisa ular di dalam laboratorium. Keberhasilan ini membuka jalan bagi pengembangan obat-obatan jenis dan penangkal racun ular berbisa tanpa perlu mengembangbiakkan untuk kemudian diambil bisanya. Jenis racun yang berhasil diproduksi melalui kelenjar mini buatan yang disebut organoid. Kelenjar buatan ini bekerja dengan mengadaptasi pertumbuhan organ tubuh manusia yang disederhanakan. Teknologi ini telah banyak membantu...
Tawon Kertas Berevolusi Memiliki Kemampuan Mengenal Wajah Sesamanya
Salah satu spesies dari tawon telah berevolusi memiliki kemampuan untuk mengenali wajah tawon sesamanya. Bagaimana kognisi kompleks berevolusi hanya pada spesies ini? Banyak hewan vertebrata dapat mengenali wajah individu, setidaknya dalam beberapa keadaan. Tetapi di antara serangga, pengenalan wajah sangat jarang dijumpai. Studi ini mengeksplorasi bagaimana dan kapan kemampuan ini berkembang, dengan menganalisis pola variasi genetik pada spesies. Sebuah tim yang...
Neanderthal Melakukan Perjalanan Epik 3000 Km Melintasi Benua
Sebuah studi terbaru, yang diterbitkan di Proceeding National Academy of Sciences, mengungkapkan bahwa Neanderthal melakukan perjalanan lintas benua lebih dari 3000 km untuk mencapai Pegunungan Altai Siberia. Selama perjalanannya, mereka dilengkapi dengan berbagai peralatan khusus yang digunakan untuk membantai bison dan kuda. Neanderthal adalah sepupu evolusi terdekat kita dan bertahan hingga sekitar 40.000 tahun yang lalu di Eropa Barat. Warisan mereka...






































