Lingkungan
Kepunahan manusia dalam 30 tahun ke depan menurut sebuah laporan terbaru
Seberapa jauh perubahan iklim bakal berakibat buruk terhadap kehidupan bahkan terhadap eksistensi manusia sendiri di muka Bumi? Ada baiknya mempertimbangkan sebuah laporan yang telah dikeluarkan oleh sebuah lembaga riset asal Australia, di mana di dalamya termaktub sebuah peringatan akan kemungkinan berakhirnya peradaban besar manusia jika tidak segera dilakukan tindakan yang berarti. Laporan tersebut, yang diterbitkan oleh The Breakthrough National Centre...
Hutan Tua Lebih Kebal Terhadap Perubahan Iklim
Hutan yang usianya lebih tua di bagian timur Amerika Utara tidak begitu terpengaruh oleh perubahan iklim dibandingkan dengan hutan yang jauh lebih muda, terutama untuk penyimpanan karbon, produksi kayu, dan keanekaragaman hayati, menurut temuan terbaru dari tim peneliti University of Vermont (UVM). Studi yang diterbitkan pada sebuah edisi di Global Change Biology, menganalisis bagaimana perubahan iklim diperkirakan berdampak pada hutan...
Mengubah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Jet
Sebuah tim riset yang berasal dari Washington State University (WSU) telah menemukan cara untuk mengubah limbah plastik produk rumah tangga menjadi bahan bakar jet. Dalam sebuah makalahnya yang telah mereka terbitkan di jurnal Applied Energy, Hanwu Lei dan rekan-rekannya dari WSU, melelehkan limbah plastik pada suhu tinggi dengan karbon aktif sebagai katalis. Sebuah pemrosesan dari karbon yang dapat menambah area permukaan untuk...
Suhu Melewati 50 derajat Celcius di India
Temperatur di India Utara telah melewati suhu 50 derajat Celcius ketika gelombang panas yang tak henti-hentinya memicu peringatan akan kekurangan air dan sengatan panas. Termometer telah mencapai angka 50,6 derajat Celcius di kota gurun Rajasthan, Churu, menurut departemen cuaca. Seluruh penduduk Rajasthan menderita kepanasan yang hebat dengan beberapa kota di antaranya mencapai suhu maksimum di atas 47 derajat Celcius. Pada Mei 2016, Phalodi di...
Ditemukan Lebah Liar Membangun Sarang dari Plastik
Dalam sebuah penelitiannya terhadap lebah yang biasa membantu penyerbukan bunga di sebuah ladang tanaman di Argentina, para peneliti menemukan bahwa lebah-lebah tersebut telah membangun sarang mereka yang terbuat dari benda asing berupa serpihan dan potongan sampah plastik. Penelitian ini telah dipublikasikan di Apidologie. Dalam upayanya, selama musim semi dan musim panas di tahun 2017 hingga 2018, para peneliti dari Institut Teknologi Pertanian Nasional...
Kekhawatiran Akan Kebocoran Limbah Radioaktif Pulau Runit
Ketika percobaan bom nuklir “cactus” dilakukan oleh US pada bulan mei 1958, ledakan yang dihasilkan bisa dibilang relatif kecil saat itu, tetapi telah meninggalkan peninggalan bagi kepulauan Marshall dalam bentuk limbah radioaktif berbentuk kubah. Kubah yang digambarkan oleh pejabat PBB Antonio Guterres sebagai “peti mati” dibangun dua dekade setelah percobaan ledakan bom nuklir di kepulauan pasifik tersebut. Militer US kala itu...
Mikroba Pelumat Sampah Plastik yang Dapat Membantu Mengatasi Permasalahan
Beberapa jenis sampah plastik yang memasuki lautan akan mengalami pelapukan secara non biologis seperti melalui sinar uv matahari, suhu dan kekuatan abrasi lautan. Para peneliti dari tim internasional menemukan sejenis mikroba yang turut menguraikan sampah plastik tersebut setelah mengalami pelapukan dan mulai hancur menjadi bagian yang lebih kecil, di mana mekanisme biologis seperti ini dapat dimanfaatkan dalam menangani pencemaran...
Kenaikan Permukaan Laut Bisa Mencapai 2 Meter Pada Tahun 2100
Lapisan es yang mencair di Greenland dan Antartika, dan kenaikan permukaan laut yang akan ditimbulkannya, secara luas diakui sebagai ancaman besar bagi masyarakat pesisir dan ekosistem. Kota-kota pesisir dunia mendapatkan peringatan untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan kenaikan permukaan laut yang bisa melebihi 2 meter pada akhir abad ini, dengan efek yang akan ditimbulkan sangat besar bagi umat manusia. Sebuah pengukuran baru...
CO2 Atmosfer 415 ppm Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah Manusia
Para ilmuwan di Amerika Serikat telah mendeteksi tingkat tertinggi karbon dioksida di atmosfer yang menghangatkan planet sejak pencatatan dimulai, membunyikan alarm baru atas peningkatan tanpa henti emisi gas rumah kaca yang disebabkan manusia. Observatorium Mauna Loa di Hawaii, yang telah melacak kandungan CO2 di atmosfer sejak akhir 1950-an, pada akhir pekan mendeteksi 415,26 ppm. Itu juga pertama kalinya dalam pencatatan bahwa...
Meniru Sarang Rayap untuk Menciptakan Bangunan yang Tetap Sejuk
Dalam hal yang berkaitan dengan membangun hunian yang ramah lingkungan, hemat energi serta berkelanjutan, sepertinya manusia harus banyak belajar dari hewan rayap. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Science Advances menyebutkan bagaimana sejenis rayap dari afrika mampu mempertahankan kesejukan dan menstabilkan temperatur di dalam sarangnya sepanjang tahun. Jawabannya ada pada dinding dari sarang tersebut, yang mempunyai tekstur berpori dan saling...







































