Sains
Simpanse Merebut Bangkai Kijang dari Seekor Elang
Para peneliti di Tanzania baru-baru ini menyaksikan perilaku pemangsaan yang sangat langka pada simpanse. Seekor simpanse alfa, Imba, tampak merebut bangkai kijang muda dari seekor elang, sebelum memakan dagingnya bersama simpanse lainnya, menguliti tubuh kijang itu hingga hanya menyisakan tulang belulang. Pengamatan tersebut dilakukan di Lembah Issa, Tanzania, habitat yang kaya akan spesies hewan. Lembah ini merupakan rumah bagi simpanse,...
Mengapa Manusia Lebih Cepat Tua dari Reptil?
Kita semua tahu manusia dan mamalia lainnya menua lebih cepat dibandingkan banyak spesies reptil dan amfibi. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa demikian? Seorang ilmuwan mengajukan hipotesis menarik: dominasi dinosaurus jutaan tahun lalu mungkin berperan penting. João Pedro de Magalhães, ahli mikrobiologi dari University of Birmingham di Inggris, memaparkan hipotesis "longevity bottleneck" dalam sebuah penelitian yang baru saja diterbitkan. Begini teorinya: Ketika dinosaurus...
Primata di Kebun Binatang Mengubah Kebiasaan Selama Pandemi
Sebagai akibat dari merebaknya pandemi coronavirus, kita semua harus melakukan penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari, termasuk hewan-hewan di kebun binatang yang tiba-tiba tidak melihat kerumunan pengunjung melewati setiap harinya. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan tahun lalu, para peneliti menemukan bagaimana primata bereaksi terhadap perubahan ini. Mereka mengamati perilaku bonobo, simpanse, gorila lowland barat, dan babin oliva, dan menemukan bahwa hewan-hewan ini...
Situs Pemakaman Tertua Bukan Buatan Manusia
Paleontolog di Afrika Selatan telah membuat penemuan terobosan yang akan mengubah pemahaman kita tentang evolusi manusia. Dipimpin oleh paleoantropolog terkenal Lee Berger, sebuah tim peneliti menemukan apa yang sekarang diakui sebagai situs pemakaman tertua yang diketahui di dunia. Situs ini berisi sisa-sisa kerabat manusia yang jauh, yaitu Homo naledi, sebuah spesies yang sebelumnya dianggap tidak mampu melakukan perilaku kompleks. Temuan...
Reproduksi di Luar Angkasa
Saat umat manusia melihat ke arah yang belum pernah ditempuh di luar batas-batas Bumi, langkah-langkah awal kita menuju bintang-bintang menghadirkan pertanyaan baru tentang masa depan spesies kita. Salah satu pertanyaan paling penting dan menantang adalah apakah kita bisa menjaga reproduksi manusia di lingkungan yang keras di luar angkasa, yang ditandai oleh mikrogravitasi dan radiasi yang lebih tinggi. Baru-baru ini,...
Kontroversi Free Will: Apakah Manusia Benar-Benar Bebas untuk Memilih?
Sebelum kita mulai, mari kita melihat lebih dekat pandangan ilmuwan neurobiologi terkemuka dari Universitas Stanford, Robert Sapolsky, tentang konsep "free will" atau kehendak bebas. Dalam bukunya yang kontroversial berjudul "Determined: A Science of Life Without Free Will," Sapolsky menyajikan pandangan yang mempertanyakan sejauh mana manusia benar-benar memiliki kehendak bebas. Menurut Sapolsky, setelah lebih dari 40 tahun mempelajari perilaku manusia dan...
Manusia Modern Migrasi ke Eurasia 250.000 Tahun Lalu dan Bertukar DNA dengan Neanderthal
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology mengungkapkan bahwa manusia modern bermigrasi ke Eurasia 250.000 tahun lalu dan berinteraksi dengan Neanderthal. Hasil penelitian yang dipimpin oleh Universitas Pennsylvania ini menunjukkan bahwa saat itu Neanderthal sudah membawa DNA manusia modern dari interaksi yang jauh lebih kuno. Kelompok peneliti yang dipimpin oleh Universitas Pennsylvania dan melibatkan kolaborator dari beberapa lembaga,...
Epitel: Pelindung Utama Tubuh
Epitel adalah jaringan penting yang membentuk barier pelindung di seluruh tubuh, melapisi permukaan internal dan eksternal. Terdiri dari sel epitel yang rapat, jaringan ini berfungsi sebagai garis pertahanan pertama tubuh, mengatur pergerakan zat antara bagian dalam dan luar tubuh. Memahami Epitel Epitel adalah lapisan sel yang melekat erat membentuk lembaran berkesinambungan yang melapisi berbagai permukaan dalam tubuh, termasuk kulit, permukaan organ,...
Neanderthal Memburu Singa Gua Sang Predator Puncak
Penelitian terbaru mengungkap bahwa Neanderthal pernah memburu singa gua, hewan karnivora berbahaya, yang digunakan untuk tujuan mereka. Temuan ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah dan mengubah pandangan tentang interaksi manusia purba dengan hewan predator selama zaman es. Studi ini berasal dari penggalian di Einhornhöhle (Gua Unicorn) di Pegunungan Harz, Jerman, pada tahun 2019, di mana tulang-tulang singa gua...
Hukum Kedua Infodinamika: Langkah Menuju Konfirmasi Hipotesis Simulasi
Pembangunan terkini di bidang fisika telah menghasilkan temuan yang menarik yang mungkin mendukung teori kontroversial bahwa kita hidup di dunia yang disimulasikan. Dr. Melvin Vopson, seorang fisikawan dari University of Portsmouth, telah menjelajahi ranah fisika informasi dan menemukan hukum kedua infodinamika, yang menantang konsep ilmiah konvensional. Penelitian revolusioner ini, yang diterbitkan dalam AIP Advances, memiliki dampak yang luas dalam...






































