Sains
Bahan yang membunuh 99,9% bakteri dalam air menggunakan sinar matahari
Para ilmuwan di China telah mengembangkan sebuah teknik yang efektif dan hemat energi untuk memurnikan air dari bakteri dengan menggunakan nanosheet dari karbon nitrida grafit. Dalam pengujiannya, prototipe mereka secara efektif telah berhasil mematikan 99,9999% bakteri E. coli selama 30 menit dari sample air yang dipenuhi oleh patogen tersebut. Pencapaian ini memenuhi persyaratan untuk air minum di China. Tidak seperti disinfektan fotokatalitik...
Ternyata atmosfer membubung tinggi melampui Bulan, sebuah temuan baru
Lapisan atmosfir yang menyelimuti Bumi lebih tebal dari yang telah diperkirakan bahkan jauh melampaui Bulan. Lapisan gas ini membubung tinggi hingga mencapai 630.000 kilometer jauhnya, atau 50 kali dari diameter Bumi sendiri, menurut sebuah studi terbaru terhadap pengamatan yang telah dilakukan oleh ESA / NASA, SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), dan diterbitkan di Journal of Geophysical Research, American Geophysical Union "Bulan terbang...
Serangga Antartika melindungi telurnya dengan ‘antibeku’
Dalam upayanya untuk bertahan hidup dan meneruskan keturunannya, setiap organisme telah mengembangkan strategi dan adaptasi sesuai dengan habitat di mana mereka tinggal, misalnya dengan perubahan yang terjadi pada bentuk tubuh atau kebiasaan yang tidak ditemukan pada organisme lainnya. Termasuk bagi spesies agas tanpa sayap yang hidup di tempat dengan iklim ekstrem seperti Antartika yang telah dipelajari oleh Joshua Benoit,...
Menghitung distribusi tekanan proton untuk pertama kalinya
Bintang neutron adalah salah satu objek terpadat di alam semesta, menahan tekanan sangat besar (sangat padat) sehingga satu sendok teh dari bahan yang terdapat di bintang neutron akan sama dengan sekitar 15 kali berat bulan. Namun, ternyata proton bahkan memiliki tekanan yang lebih besar lagi. Untuk pertama kalinya, fisikawan MIT telah menghitung distribusi tekanan pada proton, dan menemukan bahwa partikel tersebut...
DNA buatan telah dikembangkan untuk membantu menjawab kehidupan lain
Para ilmuwan telah mensintesis sebuah sistem molekuler yang menyerupai DNA yang dapat menyimpan dan mengirimkan informasi. Keberhasilan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menunjukkan alternatif untuk sebuah kehidupan yang berbasis DNA seperti yang kita kenal di Bumi, sebuah sistem genetik untuk bentuk kehidupan yang bisa saja terjadi di dunia lain. DNA adalah molekul yang terdiri dari dua rantai yang saling melilit...
Perut lobster sama kuatnya dengan karet industri
Jika kita membalikkan punggung seekor lobster, kita akan melihat bahwa bagian bawah dari ekornya terbagi menjadi beberapa bagian yang dihubungkan oleh semacam membran tembus pandang yang kelihatanya rapuh. Namun, para peneliti telah menemukan bahwa membran tipis yang lunak ini sangatlah kuat. Terdiri dari struktur mikroskopis, yang berlapis-lapis seperti kayu lapis, yang membuatnya sangat tahan terhadap goresan dan pemotongan. Film yang sangat...
Neanderthal adalah pemakan daging mentah
Tim peneliti internasional telah menemukan bukti yang menunjukkan setidaknya sebagian dari Neanderthal adalah pemakan daging mentah. Dalam makalah mereka yang diterbitkan dalam Proceedings of National Academy of Sciences, kelompok ini menggambarkan pengujian sampel protein yang ditemukan pada tulang Neanderthal dan apa yang telah mereka temukan. Sejak ilmuwan menemukan spesies manusia yang telah punah yang sekarang kita kenal sebagai Neanderthal, pandangan kita tentang mereka...
Perputaran elektron tereksitasi ditemukan para ilmuwan
Para ilmuwan telah menemukan sebentuk elektron eksotis yang berputar seperti planet sehingga bisa membawa kemajuan dalam berbagai teknologi pencahayaan, sel surya, laser, dan display dari peralatan elektronik. Disebut sebagai "chiral surface exciton," yang terdiri dari partikel dan anti-partikel yang saling terikat bersama-sama dan berputar-putar mengelilingi satu dengan yang lain pada sebuah permukaan padatan, menurut sebuah studi di Proceeding National Academy...
Ada gunung di kedalaman Bumi, gempa besar telah mengungkapkannya
Bumi secara umum terdiri dari beberapa lapisan yaitu bagian paling atas disebut litosfer atau kerak, lapisan di bawahnya adalah mantel dan yang paling bawah adalah inti bumi. Mantel Bumi, merupakan lapisan yang menyelubungi inti bumi dan merupakan bagian terbesar dari bagian bumi, terdiri dari beberapa lapisan, termasuk zona transisi. Dalam sebuah studi yang diterbitkan di Science, para ilmuwan telah menemukan bahwa batas antara...
Apakah ini jejak kaki dari Neanderthal terakhir?
Para peneliti telah menemukan fosil dari serangkaian kumpulan jejak-jejak kaki pada sebuah lapisan pasir kuno di Gibraltar, di ujung barat daya Semenanjung Iberia. Di antara jejak-jejak kaki hewan yang telah punah yang telah ditemukan, salah satu diantaranya adalah jejak kaki seorang manusia dengan tinggi badan 106-126 cm, yang berasal dari sekitar 29 ribu tahun yang lalu bertepatan dengan hari-hari akhir...






































