Beranda Sains

Sains

Sains

Beranda Sains

Mungkinkah Planet 9 adalah Lubang Hitam yang Sudah Sangat Tua?

Berdasarkan studi yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Jakub Scholtz dan James Unwin, dua peneliti di Universitas Durham dan Universitas Illinois di Chicago, baru-baru ini melakukan penyelidikan yang mengeksplorasi kemungkinan bahwa Planet 9 adalah lubang hitam yang sudah sangat tua. Sebelumnya, mereka telah mempublikasikan studinya, namun belum melewati peer-review.   Planet 9 adalah sebuah objek yang terletak di wilayah terluar dari...

Curah Hujan Sangat Melimpah di Mars Purba Hingga Meluap Menembus Danaunya

Sekitar 3,5 miliar hingga 4 miliar tahun yang lalu, air dari curah hujan yang melimpah dan pencairan salju telah memenuhi danau dan lembah sungai  - daerah permukaan yang lebih rendah dengan posisi memanjang dan dialiri sebuah sungai - menurut sebuah studi yang telah diterbitkan di jurnal Geology. Studi ini, untuk pertama kalinya menghitung curah hujan yang terjadi pada sebuah planet. Didukung pendaratan rover Mars...

Semburan Jet dari Lubang Hitam Digerakkan oleh Fluks Magnet

Sejauh yang telah dipelajari saat ini, lubang hitam berada di hampir setiap pusat galaksi. Memiliki massa yang sangat besar sehingga menarik berbagai materi, gas, dan bahkan cahaya. Tapi luban hitam juga bisa memancarkan materi dalam bentuk semburan plasma — sejenis sinar plasma yang dikeluarkan dari pusat galaksi dengan energi yang sangat besar. Sebuah jet plasma dapat menyembur hingga beberapa ratus ribu...

Alasan Mengapa Kita Harus Optimis Vaksin COVID-19 Akan Siap di 2021

Tahun 2020 akan memasuki kuartal terakhir, pandemi masih terus berlangsung dan beberapa negara telah jatuh ke jurang resesi ekonomi karenanya. Seluruh warga dunia menanti dengan cemas, apakah vaksin untuk COVID-19 akan tersedia di awal tahun 2021 nanti. Seperti kita ketahui, perusahaan-perusahaan farmasi dari beberapa negara dunia tengah berlomba untuk menjadi yang pertama dalam memproduksi vaksin untuk virus SARS-CoV-2 yang...

Gas Misterius Ditemukan Melesat dari Pusat Bima Sakti

Sebuah tim peneliti internasional telah menemukan sejenis gas yang padat dan dingin, yang melesat dari pusat Bima Sakti "seperti peluru". Bagaimana tepatnya gas tersebut dikeluarkan, masih menjadi misteri. Tetapi tim peneliti, termasuk Profesor Naomi McClure-Griffiths dari The Australian National University (ANU), mengatakan temuan mereka dapat memiliki implikasi penting bagi masa depan galaksi kita. "Galaksi-galaksi bisa menjadi sangat baik dengan menembakkan di...

Kematian Ichthyosaur Sesaat Setelah Melahap Reptil Seukurannya

Ichthyosaur adalah sejenis reptil yang hidup di laut, mirip lumba-lumba serta berukuran raksasa, yang muncul setelah kepunahan massal Permian, sekitar 250 juta tahun yang lalu. Sebuah skenario tentang kematian dari salah satu hewan ini bisa dikembangkan setelah mempelajari fosilnya. Ketika seekor Ichthyosaur mengalami kematian, tak lama setelah memangsa hewan yang seukuran dengannya di sekitar 240 juta tahun yang lalu. Mungkin ia telah...

Ledakan Bintang 65 Tahun Cahaya dari Bumi Mungkin Telah Menyebabkan Sebuah Kepunahan Massal

Salah satu rentetan peristiwa kepunahan massal sepanjang sejarah Bumi, terjadi sekitar 359 juta tahun yang lalu pada Zaman Devon. Menyebabkan sekitar 75% makhluk hidup mengalami kepunahan. Apa yang menjadi pemicunya, telah dikemukan dalam berbagai studi. Kini, para peneliti menunjukkan bahwa ledakan supernova sebuah bintang yang berjarak 65 tahun cahaya dari Bumi bisa menjadi pemeran utamanya. Hasil dari penelitian ini telah diterbitkan...

Struktur Tumpukan Batu Kuno Raksasa di Arab Mungkin Sebagai Tempat Ritual Pemujaan

Para arkeolog telah mengidentifikasi lebih dari seratus monumen tumpukan batu berusia 7.000 tahun di Jazirah Arab. Himpunan struktur raksasa ini dimungkinkan sebagai tempat ritual pemujaan oleh para penggembala awal atau sebagai tempat untuk saling bertemu dalam suatu mekanisme sosial. Dinamakan sebagai "mustatil" - artinya 'persegi panjang', bangunan besar terbuat dari tumpukan batu ini disusun hingga membentuk sebuah persegi panjang. Merupakan...

Katak Brasil ini adalah Amfibi Pertama yang Berpoligami dengan Dua Istri Setianya

Satu spesies katak yang hidup di hutan hujan tropis Brazil merupakan hewan amfibi pertama yang diketahui hidup berpoligami atau lebih tepatnya disebut poligini, di mana satu ekor katak jantan memiliki pasangan dua ekor katak betina yang selalu setia padanya. Dilansir dari AFP, Fabio de Sa, seorang ahli zoologi dari Universidade Estadual de Campinas, sistem perkawinan seperti ini sebenarnya sangat umum...

Mengapa Curah Hujan Berbeda-beda? Begini Penjelasan Seorang Ahli

Ada hari-hari ketika hujan turun dengan damai dan lembut membasahi Bumi. Tetapi ada pula hari-hari di mana hujan turun sangat lebat disertai cahaya kilat dan gemuruh petir. Berdiri di luar di tengah hujan yang turun dengan sangat lebat terasa bagai kan terselubungi oleh sebuah handuk basah yang berat. Hujan badai seperti ini dapat menyebabkan bencana banjir serta kerusakan besar. Apa yang...