BAGIKAN

Masuknya ketiga sekolah TK Bogor Raya, SDN Kawung Luwuk, dan SMPN 5 dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor sebagai peserta Lomba Sekolah Sehat (LSS) dalam jajaran 5 besar tingkat Jawa Barat, jadikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor H.Fahrudin extra mengawal sekolah tersebut untuk siap maju ke tingkat nasional.

Beberapa hari ini H.Fahrudin gencar lakukan pemantauan secara intensif serta mengevaluasi berbagai persiapan ketiga sekolah tersebut untuk siap maju ketingkat nasional.

“Mengikuti LSS ini esensinya bukan sekedar menjadi juara, namun lebih dari itu diharapkan LSS membawa dampak yang luas bagi seluruh warga sekolah mulai kepala sekolah, guru, dan peserta didik dengan mengimplementasikan pola hidup sehat dalam kesehariannya sebagaimana tercantum pada Trias UKS (Unit Kesehatan Sekolah), sebagai salah satu upaya menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas, ungkap Kadisdik”.

“Dampak LSS yang langsung terasa, perilaku murid-murid dalam menjaga kesehatan terlihat lebih baik sekarang mereka rutin cuci tangan. Yang sebelumnya mereka jarang cuci tangan,” kata Fahmi, sapaan akrab Kadisdik.

Manfaat lain dari LSS ini adalah kreativitas warga sekolah dalam membuat taman apotek hidup yang hasil panennya nanti bisa dimanfaatkan sebagai obat.Volume sampah dalam bentuk kemasan berkurang secara signifikan terlebih setelah Disdik Kota Bogor wajibkan warga sekolah membawa ompreng dan botol minum dari rumah.