BAGIKAN

Sebuah rencana telah diresmikan untuk pembuatan stadion modular yang dapat dibongkar pasang. Stadion ini dibangun dalam rangka mempersiapkan piala dunia sepak bola 2022 di Qatar. Proyek tersebut diungkap oleh Supreme Committee For Delivery & Legacy (SC), organisasi yang bertanggung jawab atas infrastruktur acara tersebut. Ini merupakan stadion turnamen ketujuh yang akan dipresentasikan.

Arena akan dibangun dengan menggunakan blok bangunan modular (termasuk kontainer), masing-masing terdiri dari kursi yang bisa dilepas, tempat konsesi, lavatorium, dan elemen stadion fundamental lainnya. Desain ini juga dimaksudkan agar dapat dipasang kembali di lokasi lain atau bahkan dipecah menjadi beberapa bangunan yang lebih kecil.

Dicanangkan oleh arsitek Irelandren Fenwick, tempat berlantai 40.000 tersebut akan bertempat di lokasi tepi pantai Doha, ibu kota negara timur tengah Qatar. ‘Inovasi selalu menjadi inti rencana kami untuk menghadirkan sebuah piala dunia FIFA yang bersejarah yang meninggalkan warisan untuk qatar dan dunia, dan tidak ada contoh yang lebih baik dari ini daripada desain gedung Aboud,” kata sekretaris jenderal SC, H.E. Hassan Al Thawadi “Tempat ini menawarkan warisan yang sempurna, yang bisa dipasang kembali di lokasi baru secara keseluruhan atau dibangun dalam berbagai tempat olah raga dan budaya kecil.”

Venue akan dibangun menggunakan blok bangunan modular

Saat ini bernama ‘Stadion Ras Abu Aboud ‘, desain modular arena juga berarti konstruksi akan membutuhkan lebih sedikit bahan, mengurangi limbah, dan mengurangi jejak karbon selama proses pembangunan. Sementara itu, kawasan stadion akan menawarkan pemandangan Landmark Corniche Doha, (kawasan pejalan kaki sepanjang tujuh kilometer), dan ke daerah pusat kota teluk barat. Konstruksi sudah dimulai, dengan tanggal penyelesaian dijadwalkan untuk tahun 2020 – dua tahun sebelum turnamen berlangsung.

Arena ini akan menampung total 40.000 penonton
Penggunaan kontainer merujuk ke pelabuhan terdekat situs
Konstruksi sudah berjalan, dengan tanggal penyelesaian dijadwalkan pada tahun 2020