Sains
Dua Realitas Muncul Pada Saat Yang Sama Ditunjukkan Eksperimen Kuantum
Pada tahun 1961, seorang fisikawan pemenang Hadiah Nobel Eugene Wigner menguraikan eksperimen gagasannya yang menunjukkan salah satu paradoks yang kurang terkenal dari mekanika kuantum saat itu. Sebuah eksperimen yang menunjukkan bagaimana salah satu sifat aneh di alam semesta yang memungkinkan dua pengamat — katakanlah, Wigner dan teman Wigner — mengalami realitas yang berbeda. Sejak saat itu, para fisikawan telah menggunakan...
T-rex Terbesar yang Pernah Ditemukan di Dunia
Para ahli paleontologi Universitas Alberta baru saja melaporkan tentang Tyrannosaurus rex terbesar di dunia dan merupakan kerangka dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Kanada. T. rex setinggi 13 meter yang dijuluki sebagai "Scotty" ini, pernah hidup di Saskatchewan pada era prasejarah 66 juta tahun yang lalu. “Ada berbagai macam ukuran yang cukup luas di antara Tyrannosaurus. Beberapa individu lebih ramping daripada yang lainnya dan beberapa yang...
Mengapa Waktu Terasa Begitu Cepat Berlalu
Ketika kita masih anak anak, hari-hari sekolah terasa begitu lama dan liburan yang dinantikan tidak kunjung tiba. Demikian juga dengan penantian datangnya hari raya atau hari ulang tahun, terasa sangat lama. Lalu mengapa ketika usia kita bertambah waktu terasa sangat cepat. Jam, hari dan minggu berlalu tanpa kesan Kenyataannya, “perasaan” akan cepatnya waktu berlalu bukan karena kehidupan orang dewasa dipenuhi...
Ketertarikan Pasangan Terletak Pada Penciuman Aroma, Para Peneliti Menunjukkan
Sebuah tim peneliti dari Université Paris Diderot telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa manusia dapat mendeteksi pasangan mana yang secara genetik lebih disukai melalui penciuman. Dalam makalah yang telah mereka terbitkan di Proceeding of the Royal Society B, kelompok ini menggambarkan studi mereka tentang kompleks histokompatibilitas utama (major histocompatibility complex atau MHC) pada manusia, dan kemampuan untuk mendeteksinya melalui indera penciuman. Kompleks histokompatibilitas...
Lebah dan Ikan Saling Berbicara Melalui Robot
Melalui sebuah eksperimen imajinatif, para peneliti dapat menjadikan dua spesies hewan yang sangat berbeda yang lokasinya berjauhan untuk saling berinteraksi satu sama lain dan mencapai keputusan bersama dengan bantuan robot. Lebah dan ikan tidak sering memiliki kesempatan untuk bertemu, mereka juga tidak akan banyak bicara satu sama lain jika pun saling bertemu. Namun, di bawah proyek ASSISIbf, para peneliti dari EPFL...
Masyarakat Kompleks Melahirkan Dewa-dewa Besar, Bukan Sebaliknya : Studi
Sebuah tim peneliti internasional, termasuk anggota dari Complexity Science Hub Vienna, menyelidiki peran "dewa-dewa besar" dalam kebangkitan masyarakat berskala besar yang kompleks. Dewa-dewa besar didefinisikan sebagai dewa memoralisasi yang menghukum berbagai pelanggaran dari etika. Berlawanan dengan teori yang berlaku, tim menemukan bahwa kepercayaan pada dewa besar adalah konsekuensi, bukan penyebab, evolusi masyarakat kompleks. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Nature. Untuk analisis...
Penemuan Fosil Burung Bersama Telurnya yang Tertahan
Sebuah tim ilmuwan yang dipimpin oleh Alida Bailleul dan Jingmai O'Connor dari Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology (IVPP) dari Chinese Academy of Sciences melaporkan tentang fosil dari burung yang pertama kalinya ditemukan bersama telurnya yang terawetkan di dalam tubuhnya. Temuan mereka dipublikasikan di Nature Communications . Spesimen baru, yang mewakili spesies baru, Avimaia schweitzerae, ditemukan pada sebuah endapan berumur 110...
Rahasia Kelihaian Berenang Sperma Diungkap Para Matematikawan
Para peneliti telah menemukan kekuatan yang membuat sperma manusia berhasil dalam persaingannya untuk membuahi sel telur. Para peneliti, dari universitas York dan Oxford, telah menemukan bahwa lapisan luar yang memperkuat dan membungkus ekor sperma manusia adalah yang telah memberikannya kekuatan dalam membuat gerakan ritmis secara kuat yang diperlukan untuk menembus lendir penghalang serviks. Hanya sekitar 15 dari 55 juta sperma yang memulai...
Melayangkan Benda dengan Cahaya
Para peneliti dari Caltech telah merancang cara untuk mendorong dan melayangkan berbagai benda hanya dengan menggunakan cahaya, dengan menciptakan pola pada skala nano secara spesifik pada permukaan benda tersebut. Meski masih bersifat teoretis, pekerjaan itu adalah langkah menuju pengembangan pesawat ruang angkasa yang bisa mencapai planet terdekat di luar tata surya kita dalam 20 tahun, yang ditenagai dan dipercepat hanya...
Lebih dari 1600 gunung api di Venus, bisakah meletus eksplosif seperti di Bumi?
Bumi merupakan salah satu planet di dalam Sistem Tata Surya yang memiliki begitu banyak gunung api aktif. Baru-baru ini Gunung Anak Krakatau meletus ratusan kali yang dentumannya terdengar sampai Serang Banten. Gunung Merapi di Yogyakarta kini juga mengalami erupsi magmatik. Dua gunung itu merupakan bagian dari 1500 gunung api aktif di Bumi. Namun jumlah tersebut masih kalah jika dibandingkan dengan...






































