Sains
Wawasan Baru Tentang Asal Air di Bumi dan Planet Bima Sakti
Berdasarkan asumsi populer, Bumi mendapatkan airnya dari sebuah asteroid es raksasa yang telah menghantam planet ini. Namun, sebuah peneltian menunjukkan bahwa air mungkin telah hadir sejak awal selama pembentukan sebuah planet. Dan, itu berlaku bagi planet-planet yang ada di tata surya seperti Bumi, Venus dan Mars. Keberadaan air dalam sebuah planet bisa menjadi petunjuk tentang keberadaan suatu kehidupan. Lokasinya yang...
Tanpa Sistem Saraf, Jamur Lendir Bersel Tunggal dapat Mengingat Lokasi Makanan
Sejenis jamur diidentifikasi memilki ingatan sederhana, yang memungkinkannya untuk mengambil keputusan yang lebih tepat saat diperlukan. Jamur lendir Physarum polycephalum ini, tumbuh sebagai suatu organisme bersel tunggal dan tidak memilki jaringan saraf. Meskipun demikian, jamur ini mampu memecahkan permasalahan kompleks, seperti menemukan rute terpendek dalam memperoleh sumber makanan. Para peneliti menemukan bahwa organisme ini menjalin ingatan saat menemukan makanan, langsung...
Neutrino Berenergi Tinggi Terdeteksi di Antartika dari Bintang yang Terkoyak
Sebuah neutrino berenergi tinggi telah terdeteksi di Antartika. Setelah dilacak, kemungkinannya berasal dari sebuah bintang yang terkoyak oleh lubang hitam supermasif berjarak 700 juta tahun cahaya dari Bumi. Penemuan ini, yang dilaporkan dalam jurnal Nature Astronomy, memberi penjelasan baru tentang asal-usul partikel berenergi tertinggi di alam semesta. Neutrino adalah partikel subatom yang sangat mirip dengan elektron, tetapi tidak memiliki muatan listrik...
Pohon Kauri Purba Menunjukkan Kepunahan Neanderthal Akibat Pembalikan Kutub
Para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa kutub magnet bumi yang terbalik sekitar 42.000 tahun lalu mungkin bisa menyebabkan kepunahan Neanderthal. Peristiwa pembalikan kutub magnet bumi ini bisa menimbulkan perubahan iklim dahsyat yang menyebabkan perubahan lingkungan global dan kepunahan massal. Para peneliti dari University of Sydney South Wales (UNSW) dan Museum Australia Selatan telah menerbitkan hasil temuannya di jurnal Science. Mereka...
Berkomunikasi dengan Orang yang Sedang Tidur dan Bermimpi Ditemukan Caranya
Orang yang sedang tertidur nyenyak dan mengalami lucid dream, masih dapat berinteraksi secara real time dengan peneliti selama percobaan berlangsung. Mereka dapat menerima instruksi, merespons berbagai pertanyaan dengan jawaban sederhana (ya dan tidak). Bahkan, mereka juga dapat menyelesaikan soal matematika sederhana dan membedakan berbagai rangsangan sensorik yang berbeda-beda. Setiap stimulasi yang diberikan oleh peneliti, mereka respons dengan menggunakan gerakan mata...
Bentuk Kehidupan Aneh Ditemukan Jauh di Bawah Antartika
Jauh di bawah permukaan lapisan es Antartika yang gelap dan teramat dingin, para ilmuwan secara tidak sengaja menemukan bentuk kehidupan aneh di sana. Sesuatu di luar perkiraan, di mana biasanya hewan tak akan sanggup untuk hidup di tempat seekstrem itu. Penemuan ini diawali ketika para peneliti mengambil sample lapisan sedimen, dengan melubangi Lapisan Es Filchner Ronne sedalam 900 meter. Sebuah...
65 Juta Tahun Tak Berubah, Coelacanth Genomnya Unik
Coelacanth (Latimeria chalumnae) adalah ikan yang awalnya diperkirakan telah punah sekitar 65 juta tahun lalu, namun ditemukan pada tahun 1938 dalam keadaan masih hidup di Afrika Selatan. Para peneliti menemukan bahwa ikan ini memilki keunikan genom tersendiri, yang jarang ditemukan pada hewan lainnya. Para ahli sebagian besar setuju bahwa kerabat terdekatnya yang masih hidup adalah lungfish primitif. Tetapi penempatan yang...
Video Singkat Pergeseran Lempeng Tektonik Bumi Selama Miliaran Tahun
Sebuah penelitian menunjukkan bagaimana pergerakan lempeng tektonik bumi telah bergeser selama miliaran tahun terakhir. Para ahli geologi kemudian memvisualisasikannya dalam sebuah video singkat yang telah dirilis. Tentang bagaimana lempeng tektonik bergeser dari waktu ke waktu selama satu miliar tahun, diringkas hanya dalam waktu 40 detik. Selama satu miliar tahun setiap daratan di bumi telah melakukan perjalananya di seluruh permukaan bumi....
Astronom Menemukan Materi Baryon Bima Sakti yang Hilang
Para astronom untuk pertama kalinya menggunakan suatu galaksi sebagai penanda untuk menemukan dan mengidentifikasi materi baryon yang hilang di Bima Sakti. Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah dibingungkan mengapa mereka tidak dapat menjelaskan semua materi di alam semesta seperti yang diprediksi oleh teori. Hampir semua materi yang mungkin dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah materi baryon, yang mencakup atom apa pun...
Gen yang Menentukan Penampilan Wajah Teridentifikasi
Mengapa wajah manusia bisa berbeda-beda? Mengapa hidung orang Asia tidak semancung orang Eropa? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu mungkin dapat terbantukan oleh sebuah penelitian dari tim peneliti internasioanal. Mereka menemukan gen-gen yang bisa menentukan bentuk profil wajah manusia. Para peneliti menganalisis data-data yang diperoleh lebih dari 6.000 sukarelawan di seluruh Amerika Latin. Dari pengamatan ini, mereka dapat mengidentifikasi 32 wilayah gen yang memengaruhi berbagai fitur...






































