Sains
Saatnya Memperluas Istilah Hukum Untuk ‘Manusia’, Saran Pakar Hukum Biomedis
Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah mengaburkan batas-batas seorang manusia. Mana yang layak dikatakan sebagai manusia, dan mana yang tidak. Sudah waktunya untuk memperluas istilah hukum untuk "manusia". Demikian apa yang disarankan oleh pakar hukum biomedis dalam sebuah makalahnya di Policy Forum di jurnal Science. Selama beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah melakukan penelitian di mana sel manusia dan...
Ada ‘Hujan Salju Besi’ di dalam Inti Bumi, Menurut Sebuah Studi
Para ilmuwan melakukan pengamatan terhadap berbagai gelombang seismik dari dalam Bumi. Hasilnya, didapatkan sebuah kondisi yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Terungkap bahwa pada inti bumi terdapat suatu lapisan tebal dari debu-debu logam. Adanya kontradiksi data seismik dan model dari inti planet bumi, tidak pernah terpecahkan selama ini. Gelombang seismik bergerak lebih cepat dari yang diperhitungkan. Melewati lapisan atas inti...
Para Peneliti Memecahkan Masalah Tiga Objek Newton yang Sulit Dipahami
Hukum gerak Isaac Newton menyatakan : "Untuk setiap tindakan, terdapat reaksi yang sama dan berlawanan". Hukum-hukum ini meletakkan dasar untuk memahami tata surya kita. Lebih luas lagi, untuk memahami hubungan antara massa benda dan gaya yang bertindak atasnya. Namun, karya inovatif Newton juga menciptakan semacam perdebatan membingungkan para ilmuwan selama berabad-abad: Permasalahan Tiga Objek. Setelah menggunakan hukum gerak untuk menggambarkan bagaimana...
Planet Unik: Seringan Permen Kapas Namun Seukuran Jupiter
Dikenal dengan "Super-puffs", pengamatan terbaru dengan Teleskop Luar Angkasa Hubble telah mengkonfirmasi keberadaan planet-planet di luar tata surya kita yang super ringan di mana kepadatannya saja kurang dari 0,1 gram per sentimeter kubik. Dengan demikian mendapati julukannya sebagai permen kapas raksasa. Meskipun seukuran Jupiter, planet yang masih bayi ini massanya kurang dari seperseratus massa Jupiter. Objek angkasa ini adalah jenis...
Anjing Dapat Memproses Angka Menggunakan Bagian Otak yang Sama Dengan Kita
Ketika berbicara mengenai angka, beberapa hal adalah bawaan, seperti kemampuan kita untuk menilai berapa banyak barang yang kita lihat. Kemampuan ini hadir bahkan pada bayi baru lahir, yang dapat membedakan antara jumlah objek yang sama dan berbeda, tetapi itu bukan hanya keterampilan manusia. Kepekaan terhadap angka seperti itu yang tidak melibatkan pemikiran atau pembelajaran abstrak disebut numerosity, dan telah terlihat di...
Homo Erectus di Jawa Mungkin Sempat Bertemu Manusia Modern
Homo erectus, salah satu leluhur langsung manusia modern, pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1891 dan selanjutnya ditemukan di seluruh Afrika dan di Cina. Sekitar 2 juta tahun yang lalu mereka telah berpetualang menyebar ke seluruh Afrika. Akhirnya mencapai Asia dan memungkinkannya singgah di Indonesia. Tetapi para ilmuwan tidak dapat mengidentifikasi kapan tepatnya yang terakhir punah. Diperkirakan sebagian besar Homo...
Merekontruksi Seorang Wanita 5.700 tahun Lalu dari Permen Karetnya
Meskipun tidak ada sedikitpun sisi-sisa jasad manusia yang ditinggalkan, namun para ilmuwan telah mampu untuk merekontruksi genom seorang wanita yang diperkirakan hidup 5.700 tahun yang lalu melalui jejak DNA yang ditinggalkannya dalam sejenis permen karet - pada zamannya - yang pernah dikunyahnya di sebuah tempat yang kini adalah Denmark. Dikenal sebagai ter pohon birch, adalah sejenis ter yang diperoleh dari...
Seluruh Materi di Bumi, Termasuk Manusia, Berasal dari Debu Bintang
Ketika anda minum segelas air, tahukah anda bahwa sebelum masuk ke tubuh anda, air tersebut telah melewati saluran pencernaan banyak orang selain kita. Mungkin saja milik Attila The Hun atau Vlad the Impaler; bahkan mungkin saja Tyrannosaurus Rex. Dan hal sama juga berlaku pada bintang dan materi. Semua materi yang kita lihat di sekeliling kita di planet ini, bahkan tubuh...
Ilmuwan Mengungkap Misteri ‘Loreng Macan” di Bulan Saturnus, Enceladus
Enceladus, salah satu bulan planet Saturnus, telah menarik perhatian para ilmuwan sejak misi voyager 2 terbang melewatinya pada tahun 1981. Banyak misteri yang belum terungkap sejak kedatangan pesawat angkasa Cassini pada tahun 2004, dimana teramati pada permukaan Enceladus terdapat empat buah celah yang sejajar di area sekitar kutub selatan. Penampakan ini diberi nama “loreng harimau” (tiger Stripes) karena bentuknya yang unik...
Sekumpulan Siklon Raksasa Jupiter Membentuk Konfigurasi Unik Haksagonal
Jupiter adalah sebuah planet dengan kondisi alamnya yang selalu bergejolak. Salah satu badai terbesar yang pernah teramati pada planet tersebut dikenal dengan badai siklon merah kolosal. Ketika wahana angkasa NASA, Juno tiba di planet tersebut pada tahun 2016, ditemukan sebuah gelombang gas raksasa pada area kutub dari planet ini. Pada kutub utara planet, sembilan buah badai terlihat mengamuk secara bersamaan;...






































