Teknologi
Modem Internet Kuantum Masa Depan Dikembangkan Para Ilmuwan
Para peneliti telah mengembangkan dan mendemonstrasikan fungsi dasar dari modem kuantum untuk keperluan internet kuantum di masa depan. Setidaknya, ini dapat diintegrasikan ke dalam jaringan serat optik telekomunikasi yang telah ada saat ini. Revolusi kuantum pertama menghasilkan elektronik semikonduktor, laser, dan terakhir internet. Revolusi kuantum kedua yang akan datang menjanjikan komunikasi antispy, sensor kuantum yang sangat presisi. Juga, komputer kuantum...
Wallpaper Bio Solar Dikembangkan Oleh Para Peneliti
Tim Peneliti dari Imperial College London, University of Cambridge dan Central Saint Martins telah menunjukkan bahwa cyanobacteria dapat digunakan sebagai tinta dan dicetak dari printer inkjet dalam pola yang tepat melalui tabung nano karbon elektrik, yang juga dicetak inkjet pada selembar kertas. Cara ini memanfaatkan kemampuan cyanobacteria yang menggunakan fotosintesis untuk mengubah energi cahaya menjadi arus listrik dengan menggunakan air...
Sirkuit Berbasis Graphene dapat Menghasilkan Arus Listrik yang Tak Terbatas
Graphene adalah sebuah material yang sangat tipis namun memiliki aplikasi yang begitu luas dalam perkembangan nanoteknologi. Kali ini sebuah tim fisikawan dari University of Arkansas telah berhasil mengembangkan sebuah sirkuit yang mampu memanfaatkan gerakan termal dari graphene dan mengubahnya menjadi arus listrik yang tak terbatas. Graphene merupakan sejenis material yang terdiri atas atom-atom karbon dengan bentuk konfigurasi kisi yang datar,...
Beton Lebih Kuat Dan Ramah Lingkungan Dengan Campuran Botol Plastik Bekas Yang Diiradiasi
Botol bekas kemasasan minuman dan foodgrade hingga saat ini banyak menggunakan bahan plastik Polyethylene Terephtalate (PET). Sebagai material yang memiliki sifat thermoplast, botol PET sudah lama di aplikasikan dalam berbagai teknologi daur ulang. Namun biasanya agar dapat diproses lebih lanjut, botol plastik bekas di potong - potong menjadi irisan yang lebih kecil terlebih dahulu. Pada umumnya botol kemasan bekas...
Bahan Masker Pencegah Virus dari Ampas Tebu Dikembangkan Ilmuwan
Dalam menanggulangi pandemi COVID-19, para ilmuwan telah melakukan berbagai upayanya. Salah satunya adalah dengan mengembangkan masker wajah yang terbuat dari bahan yang dikembangkan dari ampas tebu. Sehingga dapat mengatasi keterbatasan persediaannya. Selain lebih ramah lingkungan, bahannya sendiri dapat menghilangkan mikroorganisme yang mungkin telah menempel. Para peneliti dari QUT, yang dipimpin oleh Thomas Rainey tengah meningkatkan upayanya dalam mengambangkan sebuah material...
Emas 18 Karat Terbuat dari Plastik Dikembangkan Para Ilmuwan
Para penggemar perhiasan emas sepertinya suatu hari nanti tak perlu kerepotan lagi karena bebannya yang berat, tanpa kehilangan kilauannya yang indah. Karena para peneliti telah berhasil menciptakan emas 18 karat yang sangat ringan, menggunakan matriks plastik sebagai pengganti elemen logam paduan. Pada awalnya, para peneliti di EHT berencana untuk membuat emas yang beratnya lebih ringan dari emas 18 karat biasa...
Menghasilkan Listrik Dari Tetesan Air Hujan
Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar konsumsi energi dunia masih mengandalkan sumber energi konvensional, seperti minyak bumi dan batubara yang tidak bisa diperbarukan dan suatu saat akan habis. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan adanya energi alternatif yang terbarukan semakin menjadi kebutuhan global. Bermacam-macam teknologi yang memanfaatkan energi terbarukan telah dikembangkan para ilmuwan, antara lain tenaga surya, angin, air, biomassa, hingga...
Kayu yang dapat membuat rumah tetap dingin dengan memantulkan sinar matahari
Rumah yang terbuat dari bahan kayu berteknologi tinngi dapat mengurangi pemakaian pendingin ruangan (AC) sehingga dapat memangkas biaya pemakaian listrik sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca. Para peneliti dari University of Maryland dan University of Colorado memanfaatkan nanoteknologi alami yang terdapat pada pohon berupa nanofiber selulosa dan ruang alami untuk mengalirkan air dan nutrisi, untuk menciptakan sebuah metoda pendinginan pasif...
Sel Saraf Buatan Berhasil Dikembangkan Untuk Pertama Kalinya
Para ilmuwan telah mengembangkan sel saraf buatan yang berperilaku sama seperti sel saraf asli yang ditanamkan pada sebuah microchip. Temuan untuk pertama kalinya ini dapat membantu dalam menyembuhkan berbagai penyakit kronis, seperti gagal jantung, Alzheimer, dan berbagai penyakit degenerasi sel saraf lainnya. Selain berperilaku seperti sel saraf biologis, neuron (sel saraf) buatan ini hanya membutuhkan sedikit tenaga, sepersejuta dari kekuatan mikroprosesor. Sehingga,...
‘Matahari Buatan’ Cina Akan Dioperasikan Tahun 2020
Pada bulan Maret lalu, para peneliti dari badan nuklir nasional China dan the Southwestern Institute of Physics optimis akan bisa menyelesaikan proyek pembangunan HL-2M tokamak – sebuah reaktor fusi nuklir, yang mereplikasi reaksi yang memberi energi pada matahari – sebelum tahun 2019 berakhir. Sejak itu tidak terdengar lagi pemberitaan tentang perkembangan pembangunan reaktor tersebut, hingga pada bulan November, Duan Xuru,...







































