BAGIKAN
Sebuah koin China kuno berbahan logam tembaga campuran dari dinasti Song (1008-1016), ditemukan di dekat Petersfield, Hampshire (Hampshire Cultural Trust/ PAS)
Sebuah koin China kuno berbahan logam tembaga campuran dari dinasti Song (1008-1016), ditemukan di dekat Petersfield, Hampshire (Hampshire Cultural Trust/ PAS)

Sebuah koin Tiongkok kuno yang diterbitkan pada awal abad pertengahan secara tidak terduga ditemukan di Inggris. Masih belum diketahui dengan pasti bagaimana peninggalan abad pertengahan yang berasal dari China ini bisa ditemukan di wilayah Inggris bagian selatan. Tetapi koin tersebut bisa jadi menyembunyikan petunjuk adanya hubungan selama berabad-abad antara Eropa dan China. Jauh lebih erat dari yang pernah diduga selama ini.

Koin yang terbuat dari logam tembaga campuran dengan ukuran diameter 25 milimeter (0,98 inchi) ini, berasal dari dinasti Song. Pertama kali diterbitkan antara tahun 1008 hingga 1016 M, di bawah pemerintahan Dazhong Xiangfu, kaisar Zhenzing. Ada kemungkinan uang ini masih terus beredar hingga satu abad setelahnya. Uang logam berbentuk bulat ini, pada salah satu sisinya terdapat tulisan huruf China. Sementara di bagian tengahnya terdapat lubang persegi, yang memungkinkan koin-koin tersebut untuk dirangkai.

Namun apa yang menjadikannya tidak biasa adalah, koin tersebut ditemukan pada situs penggalian di Buriton, Hampshire, sekitar 14 kilometer dari pantai selatan Inggris. Dan masih tidak diketahui, apakah koin tersebut dijatuhkan di wilayah tersebut oleh seorang kolektor koin zaman modern, atau oleh pengembara di abad pertengahan.

Dr. Caitlin Green, seorang ahli sejarah dari University of Cambridge, Inggris menuliskan dalam sebuah blog mengenai penemuan ini. Ia berpendapat bahwa sangat kecil kemungkinannya jika seorang kolektor koin dari zaman modern menjatuhkan koin tersebut.

Salah satu alasannya adalah koin tersebut ditemukan di sebidang tanah yang dipenuhi oleh berbagai artefak dari abad pertengahan. Termasuk di antaranya sekeping koin Raja John yang diterbitkan di London pada tahun 1205 – 1207. Ini adalah koin perunggu Inggris kuno bernilai seperempat penny yang berasal dari masa antara tahun 1180 hingga 1247. Selain itu ditemukan juga berbagai pecahan dari kapal laut abad pertengahan dan dua buah koin dari abad ke-16. Sebelumnya para arkeolog juga pernah menemukan koin dari dinasti Song lainnya di wilayah tersebut. Dan belum lama ini juga pernah ditemukan koin kuno pada area yang sama dengan lokasi ditemukannya keramik China dari abad ke-14 masehi.

Karena lokasi penemuannya yang relatif dekat dengan pantai, bukan hal yang tidak mungkin untuk meyakini bahwa wilayah tersebut pernah memiliki hubungan erat dengan jalur perdagangan global. Pada kenyatannya, orang telah banyak menemukan berbagai artefak yang berasal dari China di berbagai wilayah lainnya di seluruh dunia. Yaitu, tempat-tempat di sepanjang garis pantai India, di semenanjung Arabia, Afrika Timur dan Mediterania.

Terdapat berbagai bukti yang menunjukkan bahwa Eropa dan China memiliki hubungan yang lebih erat jauh sebelum masa pemerintahan dinasti Song. Jalur sutra merupakan sebuah jaringan jalur perdagangan yang menghubungkan Eropa bagian selatan dengan Asia timur. Melalui Asia Selatan, Persia, Semenanjung Arabia dan Afrika Timur.

Sementara itu, penemuan token China abad pertengahan di Inggris benar-benar sebuah penemuan yang tidak terduga. Penemuan ini memberikan sebuah sentuhan yang sangat personal dalam pemahaman kita tentang sejarah umat manusia. Tidak ada yang mengira jika sebuah koin yang tidak berharga ini awalnya berasal dari China. Selain itu, mungkin pernah menjadi alat tukar di antara para pelaut dari segala penjuru dunia. Sebelum akhirnya terkubur di sebuah bidang tanah di wilayah selatan Inggris.

VIAadell
SUMBERIfl Science 
BAGIKAN