BAGIKAN

Kira-kira seperempat dari penduduk dunia adalah Muslim. Dengan fasad berbalut mosaik, marmer bercahaya, puncak kubah, dan menara spiral, masjid sudah sangat menakjubkan dari luar. Pada jam-jam di luar waktu sholat, berkeliling di dalam bangunan megah ini dan Anda akan menemukan ruang doa yang indah yang dilengkapi dengan karpet Persia yang cantik atau lembah chandelier.

Juga dikenal sebagai masjid dalam bahasa Arab, masjid adalah tempat sholat dan ibadah dalam Islam, tapi juga bisa berfungsi lebih banyak lagi. Seringkali masjid digunakan  sebagai pusat komunitas dengan kerabat  atau sebagai tempat sosial untuk menyelenggarakan berbagai acara dan liburan, seperti Ramadhan.

Secara historis, masjid tidak selalu berhias seperti yang kita lihat sekarang, seperti Masjid Sheikh Zayed yang terkenal di Abu Dhabi. Sebenarnya, masjid pertama adalah rumah Nabi Muhammad di Madinah, Arab Saudi. Beliau akan berdiri di depan tembok pekarangannya yang menghadap Mekah dan akan berkhotbah kepada para pengikut yang berkumpul untuk mendengarkannya.

Sejak saat itu, penyebaran Islam dari Timur Tengah telah mendorong berkembangnya masjid di seluruh dunia. Reflektif dari tempat dan kapan mereka dibangun, masjid menampilkan gaya atau desain yang berbeda, namun para pelancong harus mencari beberapa karakteristik utama: aula doa dengan area berwudhu, di mana jamaah dapat membersihkan diri mereka sebelum berdoa; Mihrab, atau setengah lingkaran di dinding masjid yang menunjukkan arah Mekah; Menara, atau menara, dari mana panggilan untuk sholat diumumkan lima kali per hari; Dan kubah yang bercahaya seperti bola.

Dari Timbuktu hingga menuju Washington D.C., keajaiban suci ini memberikan komentar sejarah, budaya, dan agama yang luar biasa, yang menggambarkan identitas kota di dalam dunia Muslim dan sebagai tujuan tersendiri. Perjalanan melintasi benua dan negara dengan foto-foto ini dari seluruh dunia, dan bila memungkinkan, mampirlah ke masjid pada perjalanan Anda berikutnya.

Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru)

Dibangun pada awal abad ke-17, bangunan paling fotogenik di Istanbul mendapatkan julukannya sebagai masjid biru dari ubin yang berwarna biru yang menghiasi interiornya.

Masjid Nasir Al Molk

Masjid yang teramat unik, jendela kaca patri Nasir al Molk Iran di Shiraz menerangi karpet Persia dengan bercak kaleidoskop yang bercahaya.

Masjid Istiqlal

Pada saat pembangunannya di akhir abad 20, Istiqlal Jakarta dianggap avant-garde untuk menara dan kubahnya, yang dianggap “terlalu Arab” bagi penduduk Muslim setempat. Secara tradisional, masjid-masjid di Jawa terdiri tiga lapisan atap.

Masjid Jama

Masjid Jama di India memiliki batu pasir merah dan eksterior marmer yang memberi penghormatan kepada kerajaan Mughal, yang sebagian besar dipengaruhi oleh Persia.

Masjid Agung Shaikh Zayed

Masjid Agung besar di Abu Dhabi menampung lebih dari 40.000 muslim di halaman dan ruang sholatnya. Karpet Persia terbesar di dunia membentang di dalam chandelier Jerman yang diimpor yang dibuat dengan kristal Swarovski.

Masjid Sultan Hassan

Berfungsi baik sebagai sekolah dan masjid di Kairo selama hampir 300 tahun, Sultan Hassan menyediakan sebuah arketipe masjid bagi para ahli untuk menjelaskan filosofi Islam.

Masjid Shah

Salah satu karakteristik paling terkenal dari Masjid Agung Isfahan Iran adalah perluasan dan pengembangannya yang memakan waktu selama lebih dari 10 abad, mewakili hampir seribu tahun perjalanan seni dan arsitektur Islam.

Masjid Nasional Malaysia

Atap Masjid Nasional Malaysia, yang dibangun di ibukota Kuala Lumpur pada akhir abad ke-20, mendatangkan inspirasinya dari sisi bawah seolah payung yang sedang terbuka.

Masjid edukasi kota

Masjid di Doha ini ditinggikan oleh lima pilar, yang mewakili lima rukun Islam-shahadat , sholat, zakat, siyam (puasa) dan haji  – terukir dengan kaligrafi ayat-ayat Alquran yang elegan.

Masjid Hassan II

Masjid Hassan II memiliki menara setinggi hampir 210 meter         – yang tertinggi di dunia -sebagai ikon Casablanca sebagaimana Empire State Building dari New York.

Masjid Ibnu Tulun

Salah satu masjid terbaik yang dilestarikan di Mesir, kompleks bata merah megah ini dibangun pada tahun 876 oleh gubernur Turki dari Mesir dan Suriah.

Masjid Sulaiman

Masjid era Ustmaniyah, masjid Sulaiman di istanbul serupa dengan gereja Hagia Sofia, tempat wisata utama lainnya di kota ini.

Islamic Center di Washington D.C.

Islamic Center di Washington D.C. dipercayakan untuk menggabungkan gaya dan pengaruh budaya yang berbeda, terutama dari Iran, Mesir, dan Turki.