Sains
Batasan dari Heliosfer Untuk Pertama Kalinya Dipetakan
Heliosfer adalah sebuah gelembung yang diciptakan oleh angin matahari dan melindungi Bumi dari radiasi yang membahayakan. Untuk pertama kalinya, para astronom telah menentukan seperti apa bentuk dari heliosfer dalam tiga dimensi. Hasil dari penelitian ini telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal Supplement Series. "Model fisika telah berteori tentang batasan ini selama bertahun-tahun," kata astronom Dan Reisenfeld dari Los Alamos National Laboratory. "Tapi ini...
Orang Maori Mungkin Menemukan Antartika Lebih Dulu dari Eropa
Selama 200 tahun telah tercatat bahwa para pelaut Amerika dan Eropa di abad ke-19 . Namun, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa pelaut suku Māori telah sampai di sana jauh lebih dulu di sekitar abad ke-7. Menggabungkan sejarah lisan tradisional dengan apa yang disebut "sastra abu-abu" - yang berarti penelitian dan laporan yang tidak muncul dalam sumber akademis konvensional - penulis studi...
Australotitan Diakui Sebagai Dinosaurus Terbesar dari Australia
Australotitan cooperensis, mungkin bisa mendapatkan gelarnya sebagai dinosaurus terbesar dari Australia. Berdasarkan fosil sisa-sisa anatomi dan perbandingan ukuran tungkainya, ukurannya bisa menyamai titanosauria raksasa dari Amerika Selatan. Termasuk ke dalam 10 hingga 15 dinosaurus terbesar di dunia. Dijuluki sebagai 'Cooper' (cooperensis) karena awalnya ditemukan di Cooper Creek, di sekitar peternakan domba dan sapi di pedalaman Australia pada tahun 2006. Setelah...
Budaya Lebih Berperan dalam Evolusi Manusia daripada Genetika
Dalam sebuah studi baru, para peneliti University of Maine menemukan bahwa budaya membantu manusia beradaptasi dengan lingkungan mereka dan mengatasi tantangan lebih baik dan lebih cepat daripada genetika. Setelah melakukan tinjauan ekstensif terhadap berbagai literatur dan bukti evolusi dari manusia dalam jangka panjang, ilmuwan Tim Waring dan Zach Wood menyimpulkan bahwa manusia sedang mengalami "transisi evolusioner tertentu" di mana pentingnya...
Mengapa Para Ibu Begitu Melindungi Anak-anaknya
Hampir semua ibu akan berupaya sebisa mungkin untuk melindungi anak-anaknya. Bukan saja pada manusia, tapi juga pada hewan lainnya. Sebuah percobaan terhadap tikus menunjukkan bahwa hal tersebut sebagian didorong oleh neuron (sel otak) yang berada di sebagian kecil otak depan, yang mengandung protein yang disebut reseptor kalsitonin. Para peneliti dari RIKEN Center for Brain Science (CBS) di Jepang telah mempublikasikan...
215 Mayat Anak-anak Ditemukan Sebagai Bukti Pelecehan Budaya Secara Paksa
Ditemukan 215 mayat anak-anak di kuburan massal di dekat sebuah sekolah yang tak terpakai, di mana telah dijadikan sebagai sarana untuk membaurkan satu kebudayaan baru yang menggantikan budaya asli anak-anak pribumi di Kanada. Dalam sebuah pernyataan, kepala Tk'emlups te Secwepemc First Nation menyebutkan bahwa mayat-mayat itu ditemukan di bekas situs Kamloops Indian Residential School dengan bantuan radar yang dapat menembus...
90 Persen Serdadu Tak Menembakkan Senjatanya?
Kolonel Samuel Marshall adalah seorang jurnalis dan sejarawan militer yang menulis sebuah buku Men Against Fire yang diterbitkan di tahun 1946. Apa yang paling mengejutkan dari temuannya selama peperangan yang ia ikuti, bahwa sebagian besar serdadu tidak menembakkan senjatanya. Sesuatu yang mungkin bisa mengubah bayangan seseorang tentang perang yang cenderung lebih banyak disaksikan melalui novel dan layar lebar. Di tahun...
Penampakan UFO yang Memasuki Perairan Terekam Angkatan Laut AS
Sebuah objek asing berbentuk bola tertangkap kamera melayang-layang di udara, bergerak di antar kedua sisinya sebelum akhirnya terjun ke lautan di bawahnya. Sebuah situs yang memproduksi video tentang UFO telah merilis video tersebut. Juru bicara Pentagon mengkonfirmasi bahwa Angkatan Laut AS memang merekam peristiwa tersebut. Namun mereka tidak memberikan komentarnya, kapan dan di mana objek itu tepatnya tertangkap kamera. Menurut...
Jantung Buatan ini Berdenyut dan Memperbaiki Jaringan Secara Mandiri
Para ilmuwan telah berhasil membuat jantung buatan dari sel punca (sel induk), yang ukurannya sebesar biji wijen yang dikenal sebagai kardioid. Meskipun demikian, objek ini dapat berdenyut secara otomatis termasuk ruang berongganya, mirip seperti jantung manusia. Model kardioid ini secara spontan membangun dirinya sendiri. Yang harus dilakukan para ilmuwan hanyalah membujuk 'sel induk pluripotent' menggunakan enam jalur pensinyalan. Suatu teknik...
Pergerakan Ekstremis di Media Sosial Mengikuti Pola Matematis Tertentu
Dukungan awal secara online terhadap Boogaloos, salah satu kelompok ekstremis yang terlibat dalam sebuah serangan di Capitol Amerika Serikat, mengikuti pola matematika yang sama dengan ISIS. Terlepas dari perbedaan ideologis, geografis, dan budaya yang mencolok di antara keduanya. Demikianlah kesimpulan dari sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports, oleh para peneliti dari Universitas George Washington. "Studi ini membantu...






































