BAGIKAN

Apa yang anda fikirkan saat berlibur dengan mewah? Cobalah, berlibur ke resor mewah yang ramah lingkungan. Ini daftar beberapa hotel favorit di seluruh Asia yang tidak hanya menawarkan penginapan yang mewah, namun juga alami melalui arsitektur, masakan, aktivitas, dan banyak lagi. Hotel-hotel ini menyenangkan untuk dikunjungi!

1. Tri, Sri Lanka

Tri adalah hotel berdesain mewah alami Sri Lanka pertama yang menampilkan 10 suite unik yang tersebar di sekitar kepulauan dan mengapit danau Koggala yang cantik. Ideal untuk berlibur santai, Tri menawarkan tempat bersantai yang dibangun selaras dengan alam. Ecodesign geometris hotel secara cerdik mencerminkan Rasio Emas di mana-mana (sesuai deret Fibonacci yang terkenal).

Dinding alami, atap hijau, air panas matahari, kayu daur ulang dan bahan-bahan lokal seluruhnya digunakan untuk membuat akomodasi ini. Hotel ini sendiri menawarkan pengalaman dengan menampilkan budaya Sri Lanka dan keindahan alam melalui pantainya, aktivitas danau, kebugaran, yoga, pelajaran selancar, Ayurveda dan perawatan holistik lainnya.

2. Nihiwatu, Indonesia


Nihiwatu adalah pantai tersembunyi eksklusif, dikelilingi oleh hektaran hutan tropis dan terletak di salah satu pulau terisolasi di Indonesia. Ke 12 suite mewahnya terbuat dari atap jerami – yang dibangun oleh perajin Indonesia dengan menggunakan bahan-bahan lokal. Bahkan ada rumah pohon sejuk yang dibangun setinggi panggung.

Bahan bakar untuk produksi hotel menggunakan kelapa, semua air limbah diolah dan kemudian didaur ulang untuk digunakan di kebun, dan selalu ada perubahan menu harian berdasarkan pada musim sayuran dari kebun organik hotel ini, ikan segar yang baru ditangkap juga telur dan unggas dari peternakan ayamnya. Segala kegiatan tidak terhitung untuk dilakukan di pulau yang masih asli ini, karena turis bisa berselancar, menyelam atau sekadar bersantai sambil yoga.

3. Rivers Floating lodge, Kamboja

Rivers Floating Lodge adalah kamp tenda mengambang pertama di dunia. Ideal untuk menghabiskan waktu secara berkualitas, menawarkan kemewahan elegan, karena bangunnya menggunakan bahan ramah lingkungan dari material komposit untuk melindungi hutan (dan hanya menggunakan kayu dalam jumlah terbatas), berikut sistem pengolahan air limbah. Turis bisa menikmati wisata di hutan, pegunungan dan hutan hujan basah, atau berkendaraan menyusuri Sungai Tatai yang indah sambil berenang di air terjun Tatai. sehingga turis mungkin tidak pernah bosan lagi!

4. Desa Hijau, Bali

Desa Hijau dirancang secara dramatis berada di sepanjang lereng berteras di Sungai Ayung di Bali. Komunitas 18 rumah unik ini dibangun dengan tangan dan dirancang khusus untuk menampilkan fleksibilitas bambu. Setiap rumah dikelilingi hutan hijau dan dilengkapi dengan soundtrack sungai yang mengalir. Bagian dari daya tarik komunitas ini adalah bahwa hal itu kontras dengan latar belakang alam yang rimbun. Layanan lain yang tersedia adalah pijat, yoga, dan pemandu tur dengan ilmu khusus tentang bambu.

5. Keemala, Thailand

Keemala adalah vila ajaib yang terletak di hutan hujan Kamala, Phuket dan penginapan yang indah dari keramaian. rasakan atap jerami, tempat tidur 4 tiang, bak mandi luar ruangan dan kolam renang pribadi yang membawa filosofi budaya Thailand ke kehidupan melalui desain dan pengalaman perawatan spa, program holistik, pilihan gastronomi, aktivitas dari keajaiban vila dan cottage yang mempesona

6. Hotel Tugu Lombok, Indonesia

Terletak di pantai berpasir putih, Sire, dengan pemandangan Gunung Rinjani yang menakjubkan, Tugu Lombok memiliki peninggalan penjajahan Belanda dan patung dewa-dewa Hindu. Kamar dirancang unik dan hotel memiliki arsitektur tradisional Indonesia.

kampanye Bersih dan Hijau, Hotel Tugu Lombok mengajak kunjungan ke sekolah setempat. Inisiatif masyarakat – Eco Park menanam buah, tumbuh-tumbuhan, ubi jalar, sayuran dan rempah-rempah dan semua hasilnya 100% organik. Untuk mendukung terumbu karang terdekat, hotel ini juga membangun struktur Biorock untuk menghasilkan kehidupan laut baru. Berenang, snorkeling atau sampan ke lokasi untuk melihat karang dan kehidupan laut yang semakin beragam.

VIAFaisal Dahlan
BAGIKAN