Sains
Bagaimana Sudut Mematikan dari Hantaman Asteroid Dapat Memusnahkan Dinosaurus
Sekitar 66 juta tahun yang lalu sebuah asteroid telah menghantam bumi dan memusnahkan makhluk hidup yang ada pada saat itu - termasuk dinosaurus. Para peneliti menunjukkan bagaimana asteroid ini memiliki sudut yang paling mematikan ketika menyentuh bumi dengan sangat keras. Melalui sebuah simulasi yang telah dikembangkan, mereka menunjukkan bahwa asteroid menghantam Bumi pada sudut sekitar 60 derajat, sehingga telah memaksimalkan...
Ditemukan Galaksi Cincin Akibat Tabrakan Galaksi Lain
Melalui pengamatan yang telah dilakukan, para astronom menemukan sejenis galaksi langka berbentuk seperti cincin dengan bagian kosong di tengahnya. Diperkirakan keberadaannya muncul sejak 10,8 miliar tahun yang lalu. Hasil dari temuan ini diterbitkan di jurnal Nature Astronomy. Galaksi yang massanya seukuran dengan Bima Sakti ini bernama R5519, berjarak 11 miliar tahun cahaya dari Tata Surya. Lubang yang berada di tengahnya benar-benar besar....
SpaceX Akan Meluncurkan Dua Astronot Ke Luar Angkasa dalam Sejarah Pertamanya
Awalnya, semua orang skeptis. Tetapi SpaceX dari Elon Musk menentang perkiraan - dan pada hari Rabu berharap untuk membuat sejarah dengan mengangkut dua astronot NASA ke luar angkasa, penerbangan awak pertama dari daratan AS semenjak sembilan tahun sebelumnya. Presiden AS Donald Trump akan berada di antara para penonton di Kennedy Space Center di Florida untuk menyaksikan peluncuran, yang telah diberi lampu...
Bakteri dari Cacing Kapal Bisa Merusak Dermaga dan Menenggelamkan Kapal
Hewan ini telah membuat kapal Christopher Columbus terdampar di Jamaika, menenggelamkan Armada Spanyol, dan membuat ambruk dermaga laut di San Francisco. Struktur kayu yang berada di laut telah menjadi tidak aman karena cacing kapal dapat menggerogoti dan merusaknya. "Ada sebuah laporan yang berasal dari Yunani dan Romawi kuno, mengeluhkan tentang cacing kapal yang menghancurkan dermaga dan kapal mereka," kata Dan...
Kamuflase Unik dari Ular Beludak Eropa Diidentifikasi Para Ilmuwan
Sebuah penelitian oleh para peneliti dari Universitas Jyväskylä menunjukkan bahwa pola zig-zag yang khas pada punggung ular beludak melakukan fungsi yang tampaknya berlawanan selama peristiwa predasi - saat bertemu pemangsa potensial. Pada awalnya, pola zig-zag membantu ular untuk tetap tidak terdeteksi. Tetapi, setelah diketahui oleh predatornya, motif tersebut memberikan peringatan keras tentang pertahanan ular yang berbahaya. Yang paling penting...
Bulan Kecil Mengorbit Planet Katai di Luar Tata Surya Ditemukan Para Astronom
Jauh diluar batas sistem tata surya kita, melewati orbit planet Neptunus, pengamatan semakin sulit dilakukan. Dan ketika sebuah citra objek yang berada di kegelapan sabuk Kuiper – dimana planet Pluto berada- berhasil tertangkap, tentunya mengejutkan para astronom. Ketika anda mengetahui lokasi sebuah objek di angkasa, anda harus menunggu objek tersebut berada tepat di depan bintangnya untuk bisa menikmatinya. Peristiwa tersebut...
Kucing Lebih Aman dan Sehat Jika Selalu Berada di Rumah
Hasil penelitian yang dilakukan di Australia menemukan bahwa kucing peliharaan yang dibiarkan berkeliaran di luar rumah ternyata telah membunuh 390 juta hewan lainnya setiap tahun di Australia. Dan kebanyakan dari hewan yang terbunuh adalah spesies asli Australia. Untuk melindungi populasi hewan-hewan liar di sekitar kita, yang mungkin tidak akan bisa bertahan dengan adanya predator berkeliaran di habitatnya, sangat penting bagi...
Nancy Roman, “Ibu dari Hubble”, Dijadikan Nama Teleskop Angkasa Terbaru NASA
NASA baru-baru ini mengumumkan Teleskop angkasa terbaru miliknya dengan nama Grace Roman Space Telescope. Dr. Nancy Grace Roman adalah seorang astronom wanita yang menjadi otak dari banyak misi observasi yang telah dilakukan NASA selama beberapa dekade. Selama 21 tahun ia berkarir di NASA, Roman telah berhasil mengembangkan dan meluncurkan beberapa teleskop angkasa untuk meneliti matahari, angkasa luar dan atmosfer bumi....
Kepunahan Neanderthal oleh Manusia Modern Terungkap Melalui Superkomputer
Perubahan iklim secara mendadak dan perkawinan silang dengan Homo Sapiens adalah sebagian contoh dari hipotesis tentang apa yang menyebabkan kepunahan Neanderthal. Namun, penelitian terbaru yang menggunakan simulasi pemodelan superkomputer menunjukkan bahwa kepunahan Neanderthal disebabkan oleh kalahnya persaingan dengan Homo Sapiens sekitar 43 hingga 38 ribu tahun yang lalu. Hasil penelitiannya diterbitkan di jurnal Quaternary Science Reviews. Neanderthal telah menempati Eurasia setidaknya...
Minimum “Lockdown” Matahari Akan Dilewati Tanpa Kekacauan di Bumi
Di tengah merebaknya pandemi seperti sekarang, sebuah kabar mengejutkan lainnya mungki bisa terjadi di tahun ini. Saat matahari sinarnya lebih redup dari biasanya dan bisa berakibat fatal terhadap kehidupan di Bumi, menurut The Sun yang mengutip ilmuwan NASA yang tidak disebutkan namanya yang khawatir akan terulangnya suatu peristiwa yang dikenal dengan Dalton Minimum. Menurutnya, saat ini matahari berada dalam periode "minimum...






































