BAGIKAN

Antara 27 Oktober dan 29 Oktober 2017, sebuah tim arkeologi mengambil hampir 6.000 foto struktur batu purba dan beberapa jenis situs arkeologi lainnya di Arab Saudi. Pada galeri foto ini, Live Science menampilkan sekumpulan foto yang baru dirilis.

Pekerjaan di lapangan

Arkeolog saat ini sedang mempelajari hampir 6.000 foto. Untuk membantu memecahkan banyak misteri pose struktur batu ini, diperlukan kerja lapangan yang sebenarnya. Dalam foto ini, David Kennedy bersiap untuk penerbangan di Al Ula di Arab Saudi.

Selama penerbangan

DAri tempat ini arkeolog David Kennedy, yang mendirikan Aerial Photographic Archive for Archaeology in the Middle East (APAAME) pada tahun 1978, dapat dilihat berusaha mengambil gambar dari helikopter dengan berbagai struktur di bawahnya.

Puncak putih

Selain menyediakan sejumlah besar informasi baru mengenai struktur batu misterius di kawasan ini, hampir 6000 foto juga mengungkapkan geologi dan pemandangan pemandangan yang menakjubkan. Gambar ini menunjukkan dua puncak vulkanik putih, yang dikenal sebagai Jabal Bayda dan Jabal Abyad. Kedua puncak itu kontras “tajam dengan kegelapan yang lebat dari puncak dan medan lahar di sekitarnya,” kata arkeolog David Kennedy.

Struktur berbentuk liontin

Struktur batu ini, yang oleh para arkeolog disebut liontin, karena bentuknya, dapat dilihat melalui Google Earth dan panjangnya sekitar 100 meter dan memiliki diameter sekitar 25 m. Foto udara menunjukkan bahwa dinding penghubung antara bullersye liontin (lingkaran dengan piringan di tengahnya) dan segitiga pada kenyataannya adalah serangkaian platform persegi panjang. Foto udara juga menunjukkan bahwa segitiga, platform dan bullseye dibangun dengan hati-hati dengan susunana bebatuan.

Liontin kunci

Selusin liontin kunci, yang dinamai berdasrkan bentuknya, dapat dilihat di foto ini, bersama beberapa struktur terkait yang bentuknya tampak lebih persegi panjang. Struktur berbentuk persegi panjang ini mungkin menawarkan petunjuk bagaimana liontin kunci ini diciptakan sejak lama.

Jembatan di tengah lahar

Penerbangan tersebut membawa Kennedy ke atas sebuah piramida dan bagian dari struktur persegi panjang misterius yang oleh arkeolog disebut gerbang, dinamai sesuai kemiripannya dengan gerbang lapangan kuno. Strukturnya bisa dilihat di tengah sisa aliran lahar. Aliran meliputi bagian gerbang, menunjukkan bahwa gerbang lebih tua dari arus. Jika peneliti bisa tanggal alirannya, maka akan memberikan informasi tentang umur gerbang.

Layang-layang batu

Struktur batu di Arab Saudi juga berbentuk layang-layang, seperti yang bisa dilihat di sini. Arkeolog umumnya percaya bahwa layang-layang digunakan untuk berburu dan membunuh hewan. Layang-layang ini sebagian tertutupi oleh sisa-sisa aliran lava, menunjukkan bahwa layang-layang itu lebih tua dari aliran lahar sendiri.

Gerbang berbentuk I

Empat gerbang tipe I, seperti yang disebut arkeolog, bisa dilihat di foto ini. Masing-masing panjangnya 65 meter dan berbentuk seperti huruf “I.” Sebuah piringan pasir bullseye terletak di atas gerbang (di foto). Foto udara menunjukkan bagaimana pembangun kuno dengan hati-hati menjelaskan bentuk dari empat gerbang, menempatkan bebatuan di dalamnya.

 

VIAaum
SUMBERlivescience
BAGIKAN